Beranda Palembang Letkol Saryanto Pimpin Peringatan Hari Dharma Samudera 2019

Letkol Saryanto Pimpin Peringatan Hari Dharma Samudera 2019

385
0

Nusantara Satu-Pelaksanaan Upacara peringatan Hari Dharma Samudera tahun 2019 digelar di Dermaga Pelabuhan umum Boom Baru Palembang. Upacara peringatan Hari Dharma Samudera ini sekaligus mengenang Pertempuran Laut Arafuru pada 15 Januari 1962, Selasa (15/1).

Inspektur Upacara dalam peringatan Hari Dharma Samudera dipimpin langsung Danlanal lll, Palembang, Letkol Laut (P) Saryanto mengatakan,  pertempuran Laut Arafuru yang terjadi pada 15 Januari 1962 tercatat sebagai pertempuran laut paling heroik dalam sejarah Republik Indonesia (RI).

“Para Pahlawan pertempuran Laut Arafuru telah memberikan teladan sejati kepada kita,  yakni sikap ksatria,  rela berkorban,  pantang menyerah dan tetap gigih sampai akhir hayat.  Mereka telah membuktikan bahwa bangsa Indonesia tidak pernah gentar menghadapi musuh dalam upaya mempertahankan wilayah NKRI,”katanya.

Saryanto menuturkan, nilai-nilai Kepahlawanan Samudera yang telah ditunjuk oleh para pendahulu itu harus dilaksanakan dengan sepenuh hati.  Nilai-nilai pertempuran Laut Arafuru yang luhur ini harus menjadi jiwa dan semangat generasi penerus untuk menghadapi tantangan tugas mada kini dan masa depan yang tidak kalah beratnya.

“Mengenang pertempuran Laut Arafuru ini merupakan salah satu bentuk penghargaan kepada para Pahlawan pertempuran Laut Arafuru. Kemudian,  nilai luhur para pahlawan pertempuran Laut kepada generasi penerus untuk dapat diaktualisasikan dalam tugas kekinian,”ungkapnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, nilai kepahlawanan pertempuran Laut Arafuru yang mencakup sikap ksatria,  rela berkorban,  pantang menyerah dan tetap gigih hingga akhir sangat relevan digunakan sebagai spirit mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

“Penguatan lima pilar poros maritim dunia membutuhkan para pelaku yang memiliki SDM maritim seperti integritas,  keberanian menghadapi resiko, dedikasi,  loyalitas mengutamakan kepentingan bersama dan teguh pada tujuan yang sebenarnya merupakan proyeksi nilai luhur pertempuran Laut Arafuru,”ujarnya.  (M.Akip)

Usai upacara, Danlanal Palembang melaksanakan pelarungan bunga ke sungai Musi dari KRI Hading 538 diteruskan pelaksanaan tabur bunga oleh Ibu Ketua Jalasenastri Cabang 5 Korcab III, Kowal dan Anggota Saka Bahari.

Artikulli paraprakTindak Tegas Sopir Nakal Penyerobot Trayek.
Artikulli tjetërTerjadi 176 Bencana Ekologis Sepanjang 2018

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini