Nusantara Satu-Pihak Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 17, mempersiapkan siswanya yang berjumlah 379 orang, menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada 1-8 April 2019, Senin (1/4).
Kepala sekolah SMA Negeri 17, Parmin, mengatakan, siswa yang mengikuti UNBK berjumlah 379 siswa. Selama pelaksanaan UNBK hari pertama tidak ada kendala dan semua berjalan lancar.
“Untuk masalah listrik Kita ada cadangan genset yang dapat mengantisipasi listrik padam. Untuk hari pertama ini alhamdulillah tidak ada kendala saat siswa memasukan token,”ungkapnya.
Mengenai pelaksanaan UNBK ini, sambungnya, pihaknya menyediakan tiga laboratorium komputer. Setiap ruangan laboratorium berisi 36 komputer. Semua persiapan sudah dilakukan dalam menghadapi UNBK. Sejak tahun 2018, sudah melaksanakan pelajaran tambahan, Try Out, pemantapan khusus simulasi UNBK dan lainnya.
“Kita juga punya program bintang. Untuk meraih nilai UN tertinggi.Kita tahun lalu meraih nilai UN tertinggi tingkat Provinsi,” katanya.
Parmin menuturkan, tahun lalu lebih dari 100 persen siswa SMAN 17 diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Karena satu siswa ada yang diterima lebih dari satu PTN.
“Tahun ini kita berharap siswa yang diterima di PTN lebih dari 100 persen. Kita sudah punya kurikulum cambrige. 2 kelas sekarang cambrige. Kita berharap kedepan siswa SMAN 17 diterima di PTN luar negeri,”ungkapnya.
Nada yang sama diungkapkan, Kepala SMAN 6, Maryati, siswa yang mengikuti UNBK berjumlah 348 siswa dari 10 rombel, yakni 6 rombel IPA dan 4 rombel IPS.
“Kita menyiapkan 120 komputer. Dibagi menjadi 3 sesi. Alhamdulillah sampai hari ini , tidak ada kendala sama sekali, semoga sampai berakhir UN semua bisa berjalan lancar tanpa suatu hambatan, baik untuk kesehatan murid, kendala cuaca dan lainnya. Semua siswa hadir,” katanya.
Maryati mengungkapkan, pihaknya memiliki target siswa SMAN 6 bisa meraih nilai UN tertinggi.
“Tahun lalu kita meraih peringkat kedua UN IPA tingkat provinsi, dan peringkat 4 IPS. Tahun ini kita berharap bisa meraih peringkat lebih tinggi lagi. Untuk siswa yang diterima di PTN tahun lalu berjumlah 94 persen. Semoga tahun ini bisa 100 persen diterima di PTN,”ungkapnya.
Ditempat terpisah, Kepala SMA Negeri 3 Palembang, Dra Hj Purwiastuti K, MM, mengatakan, siswa yang mengikuti UNBK sebanyak 411 siswa.
“Kita menggunakan 2 laboratorium komputer. Per kelas ada 36 siswa,” katanya.
Untuk persiapan, lanjut Purwiastuti, sudah melaksanakan TO sebanyak 5 kali.
“Alhamdulilah sampai hari ini tidak ada kendala.Kita dimonitoring dari tim Jakarta tidak ada masalah. Genset kita tidak menyiapkan. Kita pakai UPS, jadi kalau mati lampu jawaban siswa terekam di UPS. Untuk listrik, kita layangkan surat ke PLN untuk menjaga tidak mati lampu selama UNBK. Kita berharap siswa dapat meraih nilai tinggi. Karena itu penting bagi mereka kedepan. Untuk tahun lalu 80 persen siswa kita yang diterima di PTN. Tahun ini kita harapkan akan meningkat,”ujarnya. (Akip)