Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Nusantara Satu

Berita Untuk Nusantara

Nusantara Satu

Berita Untuk Nusantara

  • HOME
  • Nasional
    • Tanggerang
    • Jakarta
  • Sumsel
    • Banyuasin
    • Prabumulih
    • Ogan Komering Ilir
    • Ogan Komering Ulu Selatan
    • PALI
  • Kriminal
  • Palembang
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • HOME
  • Nasional
    • Tanggerang
    • Jakarta
  • Sumsel
    • Banyuasin
    • Prabumulih
    • Ogan Komering Ilir
    • Ogan Komering Ulu Selatan
    • PALI
  • Kriminal
  • Palembang
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Subscribe
Close

Search

Palembang

Lima Warga Kemang Manis Menderita Penyakit Jiwa

By redaksi
02/26/2019 1 Min Read
0

Nusantara Satu-Lurah Kemang Manis, melalui Sekretaris Lurah (Seklur) Kecamatan Ilir Barat II, mengatakan, hasil pendataan yang di lakukan oleh kader Pos Jiwa (Pos Penyakit Jiwa) yang mendata warga terkena penyakit jiwa sebanyak 5 orang. Di RT 1, ada satu orang. Di RT 3, dua orang dan di RT 4, dua orang, Selasa (26/2).

“Hari ini, Puskesmas Makrayu, melounching Pos Pembinaan Terpadu dan Pos Penyakit Jiwa. Untuk Pos Bindu itu bertugas mendata penyakit yang tidak menular. Seperti penyakit Kanker, Paru-paru dan Darah Tinggi. Untuk Pos Jiwa, itu mendata warga yang terkena penyakit jiwa. Untuk hasil pendataan yang di lakukan oleh Kader Pos Jiwa, ada 5 warga, di Kelurahan Kemang Manis, menderita penyakit jiwa. Dan itu sudah di laporkan kepada Puskesmas Makrayu,”kata Sekretaris Lurah (Seklur) Kemang Manis, Syafran, SH.

Lebih lanjut dia mengatakan, ada 3 Puskesmas yang sudah melounching Pos Pembinaan Terpadu dan Pos Penyakit Jiwa. Puskesmas Makrayu, Puskesmas Kenten dan Puskesmas Kalidoni.  Tujuan Pemerintah melounching Pos Pembinaan Terpadu dan Pos Penyakit Jiwa, supaya masyarakat terbebas dari penyakit yang tidak menular ini.

“Untuk penyakit gangguan jiwa ini bisa di sembuhkan, asalkan orang yang terkena gangguan jiwa ini terus mengkonsumsi obat yang di berikan oleh Puskesmas. Pemberian obat ini juga gratis. Seperti contoh di Kecamatan Kenten yang berhasil di sembuhkan. Dia sekarang sudah bisa melakukan aktifitas perekonomian dengan berdagang,”ujarnya. (ajib)

Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Pendaftaran PTPS Sudah 80 %

Next

BPBD Sumsel Siaga Darurat Karhutla

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2026 — Nusantara Satu. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme