Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Nusantara Satu

Berita Untuk Nusantara

Nusantara Satu

Berita Untuk Nusantara

  • HOME
  • Nasional
    • Tanggerang
    • Jakarta
  • Sumsel
    • Banyuasin
    • Prabumulih
    • Ogan Komering Ilir
    • Ogan Komering Ulu Selatan
    • PALI
  • Kriminal
  • Palembang
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • HOME
  • Nasional
    • Tanggerang
    • Jakarta
  • Sumsel
    • Banyuasin
    • Prabumulih
    • Ogan Komering Ilir
    • Ogan Komering Ulu Selatan
    • PALI
  • Kriminal
  • Palembang
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Subscribe
Close

Search

Sumsel

BPBD Sumsel Siaga Darurat Karhutla

By redaksi
02/26/2019 1 Min Read
0

Nusantara Satu-Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Iriansyah, mengatakan, berdasarkan informasi dari BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, musim kemarau akan mulai di bulan April. Bulan Maret akan ditetapkan sebagai status siaga Karhutla, Selasa (26/2).

“Status siaga Karhutla ditetapkan lebih awal untuk pencegahan lebih dini. Bahkan penetapan siaganya pada Maret. Untuk pastinya kita masih menunggu keputusan dari Guburnur Sumsel,”katanya.

Dia menjelaskan, setatus siaga Karhutla ditetapkan lebih awal untuk pencegahan lebih dini. Apalagi,  April mulai musim kemarau. Jadi ditetapkan siaganya Maret. Diharapkan semua OPD  dan sektor terkait untuk sama-sama melakukan pencegahan dini.

“Hal-hal yang akan dilakukan untuk pencegahan Karhutla seperti patroli dini, patroli udara, pembasahaan lahan dan lain-lain,” ungkapnya.

Sementara itu Koordinator BMKG Sumsel, Nugo, menambahkan, pada April tingkat hujan akan turun dan awal musi kemarau pada Mei minggu terakhir sampai bulan Juni pertengahan. Untuk antisipasi Karhutla memang di sarankan pembentukan posko-posko dan penetapan siaga darurat dilakukan segara sebelum masuk musim kemarau.

“Kondisi kemarau Sumsel masih normal. “Puncak kemarau di bulan Agustus, September dan Oktober. Di puncak-puncak ini yang perlu diantisipasi karena bisa saja selama satu bulan tidak hujan,” ujarnya. (M. Akip)

Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Lima Warga Kemang Manis Menderita Penyakit Jiwa

Next

Walikota Palembang Mendukung Program TMMD

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2026 — Nusantara Satu. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme