Beranda Jakarta Tawuran Menyebabkan Satu Orang Meninggal Dunia

Tawuran Menyebabkan Satu Orang Meninggal Dunia

372
0

Nusantara Satu-Puluhan pemuda di Tambora, Jakarta Barat, terlibat tawuran di Kali Pojok Krendang Barat, Tambora, Jakarta Barat, dini hari tadi. Peristiwa itu membuat satu orang meninggal dunia.

Kapolsek Tambora, Jakarta Barat, Kompol Ivertson Manosoh mengatakan, satu orang itu meninggal dunia akibat tawuran di lokasi kejadian.

“Korban diketahui bernama Diki Wahyudi (15), warga Angke Barat, meninggal akibat luka bacok.” Terang Kompol Ivertson, Sabtu (26/10/2019).

Kanit Reskrim Polsek Tambora AKP Supriyatin menjelaskan, untuk menanggulangi aksi-aksi tersebut, pihaknya menggelar cipta kondusif menangkap pelaku aksi tawuran yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia.

Adapun wilayah yang menjadi target operasi antaranya sekitaran Krendang dan Rusun Angke, Tambora, Jakarta Barat.

Dari hasil operasi tersebut yakni diwilayah Krendang, 13 pemuda yang diamankan, sedangkan 13 pemuda dan 1 Perempuan diamankan di wilayah Angke.

“Dari hasil cipta kondusif, kami berhasil mengamankan 27 orang, yakni 13 orang kelompok Krendang, dan 14 orang kelompok Angke, satu diantaranya wanita.” Jelas AKP Supriyatin.

Dari 27 pelaku tawuran yang ditangkap, ternyata sebagian besar masih dibawah umur.

“Yang tergolong masih anak-anak sebanyak 19 orang, diantaranya kelompok Krendang  10 orang dan kelompok Angke  9 orang,” imbuhnya.

Masih dikatakannya AKP Supriyatin, dari 27 pelaku yang diamankan dilakukan test urine dengan hasil 4 orang positif ganja, 4 orang positif sabu, 13 orang positif tramadol, sedangkan 6 orang negatif.

“Adapun yang tergolong anak dengan hasil positif ganja sebanyak 3 orang dan 13 anak positif tramadol,” Katanya.

Dari hasil operasi cipta kondusif tersebut, barang bukti yang dapat diamankan berupa 1 (satu) bilah senjata tajam jenis clurit besi, dan 1 (satu) karung batu yang digunakan tawuran.

Sementara, hasil pengungkapan dapat diketahui pelaku pembacokan terhadap korban  berinisial TH. Hingga kini pelaku TH masih dalam pengejaran Tim gabungan Unit Reskrim Polsek Tambora dan TIM Unit Jatanras Polres Metro Jakarta Barat.

“Apapun alasannya dan siapa pun pelakunya, kami akan proses hukum, demi untuk memberi efek jera. Jika tidak dihukum, nantinya akan berulang-ulang.” Tandasnya. (IS)

Artikulli paraprakPolsek Batu Ceper Melayat ke Rumah Duka
Artikulli tjetërExpo Kuliner Kopi Pameran Hiburan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini