Beranda Pendidikan Rektor Unsri Hadiri Seminar Nasional “Wakaf sebagai News Life Stlye”

Rektor Unsri Hadiri Seminar Nasional “Wakaf sebagai News Life Stlye”

352
0

Nusantara Satu-Rektor Universitas Sriwijaya Prof. Dr. Ir. H. Anis Saggaf. MSCE, Prof. Dr. Muhammad Nuh, DEA, Ketua Badan Pelaksana BWI, menghadiri Giat Seminar Nasional ‘Wakaf Sebagai News Life Stlye’ di Gedung Aula Graha Sriwijaya, Kamis (12/9/2019) palembang.

Badan Wakaf Indonesia (BWI) bekerja sama dengan Universitas Sriwijaya dan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang menyelenggarakan acara Badan Wakaf Indonesia Goes to Campus VI Palembang di dua kampus tersebut pada 12 september 2019. Di Kampus Unsri Palembang dilaksanakan acara pembukaan dan seminar nasional pada pagi harinya, sedangkan di kampus UIN Raden Fatah dilaksanakan acara kuliah umum wakaf pada sore harinya, Melalui acara itu BWI bersama Unsri dan UIN Raden Fatah mengajak generasi milenial memajukan wakaf dan menjadikannya sebagai gaya hidup.

Ketua Badan Pelaksana BWI, Mohammad Nuh, dalam sambutannya di Unsri menyampaikan, wakaf adalah instrumen strategis untuk meningkatkan kesejahteraan, kualitas dakwah, dan menjaga kemartabatan. Ia mencontohkan kebun kurma yang diwakafkan Sayyidina Umar dan hasilnya digunakan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat miskin dan membutuhkan. Juga mencontohkan wakaf sumur oleh Sayyidina Utsman yang memberikan manfaat sumber air minum bagi penduduk Madinah.

Nuh juga mencontohkan wakaf Habib Bugak Aceh berupa tanah dan rumah singgah bagi jamaah haji Aceh, Aset itu sekarang dikelola secara produktif dan menjadi beberapa hotel yang keuntungannya disalurkan kepada jamaah asal Aceh.

Di Eropa dan Amerika, jelas Nuh, wakaf pun dikembangkan untuk membangun dan membiayai perguruan tinggi, seperti Harvard University dan Stanford University. Namun, mereka menyebutnya endowment. Dengan wakaf itulah Harvard dan Stanford berkembang menjadi perguruan tinggi yang diakui.

Karena itulah, Nuh mengajak milenial untuk turut memajukan wakaf produktif dan menjadikannya sebagai gaya hidup.

Penyelenggaraan Wakaf Goes to Campus menyasar generasi milenial mahasiswa karena mereka adalah generasi elit calon pemimpin bangsa. Pada 10-15 tahun lagi mereka akan menjadikan tokoh-tokoh yang diharapkan sudah memahami wakaf dan berkontribusi untuk memajukan wakaf produktif, baik sebagai orang yang berwakaf maupun sebagai pengelola wakaf. (Akip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here