Nusantara Satu-Sebanyak 100 offroader menjelajahi medan Otomotif Dirgantara Lanud Sri Mulyono Herlambang (SMH) Palembang, Sabtu (25/7).
Medan berlumpur dengan luas 90 hektar tersebut harus ditaklukkan para offroader dalam even MELUmpur BERsama (Meluber) Bank SumselBabel 4×4 Offroad Adventure Tahun 2020. Even bergengsi ini sendiri digelar untuk memperingati HUT ke-3 Jip Plembang Nian Sriwijaya (JPNS), dan HUT ke-39 Korem 044 / Garuda Dempo (Gapo), Silver Reunion Bima Cakti Alumni Akabari 1995, dan HUT Bhayangkara ke-74.
”JPNS adalah wadah dari 25 berbagai komunitas 4×4 di Sumsel, tanpa menghilangkan jati diri komunitasnya,” kata Ketua Umum JPNS Drs H Harobin Mustofa MSi, saat membuka Meluber Bank SumselBabel 4×4 Offroad Adventure Tahun 2020.
Selama ini, sambung mantan Sekda Kota Palembang, komunitas offroad main sendiri-sendiri. Oleh sebab itulah, JPNS yang ikut dibentuk oleh Komandan Kodiklat TNI-AD, Letnan Jenderal TNI Anto Mukti Putranto, S.Sos, waktu itu menjabat Pangdam II/Swj, menjadi mewadahi, melayani, mengkoordinasikan komunitas-komunitas itu untuk main bersama.
“Jadi, JPNS untuk bersama. Alhamdulillah Meluber Bank SumselBabel 4×4 ini, benar-benar meluber pesertanya,” ucapnya.
Sebelum acara dibuka, lebih dulu digelar bakti sosial kepada warga di sekitar Lanud SMH Palembang. Berupa pembagian 50 paket sembako dari JPNS dan 100 paket dari Alumni Akabri 1995.
“Lahan seluas 90 hektare ini, bisa dimanfaatkan untuk para offroader sekalian. Siapapun, kapanpun, silahkan. Bisa kita gunakan untuk latihan, mungkin sampai gelar event nasional,” singkat Danlanud SMH Palembang Kolonel Pnb Firman Wirayuda, dalam sambutannya.
Sementara dalam sambutannya, Gubernur Sumsel H Herman Deru, mensupport apa yang dilakukan JPNS dan dukungan Lanud SMH Palembang.
“Kalau mau dibuatkan sekedar tempat nongkrong di sini, kirim ke saya suratnya Senin nanti. Saya juga tambahi hadiah utamanya, motor Trail KLX. Biar lebih maskulin. Saya berpikirnya, JPNS selaku holdingkomunitas jip, saya perlu ada mobil towing. Jadi kalau ada yang mau lomba ke luar daerah, bisa dipakai bergantian. Kalau dibutuhan, tidak apa-apa, sekalian kirim suratnya ,” kata Deru, disambut riuh tepuk tangan peserta.
Baginya, dunia offroad bukan barang baru. Dia menyebut sejumlah nama teman-temannya dulu, ofrroader lokal Palembang hingga nasional.
“Termasuk teman saya ini, H Budi Antoni Aljufri, kak Anto Bambang Utoyo, Bembi, yang hadir ini. Eranya tidak berubah, semangat kebersamaan, gotong-royong, saling membantu, dan menghadapi tantangan. Jangan sampai ini loss generasi. Saya ingat, Sumsel pernah jadi juara offroad Indonesia tahun 1990, mari bung rebut kembali,” ajaknya.











