Nusantara Satu-Kian masifnya penambahan konfirmasi kasus positif Covid-19 yang mendunia sekarang ini membuat beberapa negara, khususnya Indonesia masih disibukkan dengan pembuatan vaksin oleh PT Bio Farma.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Covid-19, Sumsel, Yusri, menilai, pembuatan vaksin tersebut tidak mudah dan membutuhkan kajian mendalam hingga cukup aman saat digunakan.
“Sampai saat ini vaksin atau antivirus itu belum ditemukan, karena tidak mencegah. sekarang kita meminta masyarakat agar berkomitmen untuk menjaga kesehatan dimulai dari individu, agar selalu sehat dan tidak menularkan penyakit ke orang yang rentan,” ujarnya, Sabtu (4/7/2020).
Yusri meminta, untuk pencegahan kasus Covid-19 di Sumsel seharusnya dimulai dari tingkat RT, RW atau lingkup terkecil di masyarakat, karena langkah itu bisa membentengi masing-masing kampung dari sebaran virus dengan saling mengingatkan, dan mematuhi protokol kesehatan.
“Cara efektip untuk pencegahannya dengan cara melibatkan gugus tugas kecil seperti di tingkat RT dan RW, karena cara ini bisa terorganisir dan dipastikan bisa menekan laju Covid-19,” ungkapnya.
Sejauh ini, pihaknya sangat mengapresiasi langkah pembentukan kampung tangkal Covid-19 di berapa wilayah Palembang. Pasalnya, inisiatif itu bisa menekan kasus masyarakat terinfeksi.
“Saya ingatkan eksistensi virus corona masih ada di tengah transisi normal baru. Maka jangan anggap enteng, jangan berpikir new normal seperti hidup sebelum adanya Covid-19. Tapi bagaimana beraktivitas aman tanpa tertular virus,” paparnya.
Berdasarkan data yang dimutakhirkannya hingga Jumat sore (3-Juli-2020). Bahwa terdapat penambahan 36 orang kasus baru positif Covid-19 di Sumsel.
“Rincian kasus baru hari ini dari kota Palembang 27 orang, Banyuasin 5 orang, Muba 2 orang, Lubuklinggau 1 orang, dan OKI 1 orang,” jelasnya.
Dengan penambahan kasus baru tersebut, terang Yusri, maka total kasus positif COVID-19 di Sumsel hari ini sebanyak 2.156 orang. Dengan perincian telah selesai penanganan sebanyak 1217 orang, dan yang masih aktif dalam perawatan sebanyak 939 orang.
Sedangkan, untuk pasien sembuh dari Covid-19 di Sumsel juga terdapat penambahan 25 orang, dengan rincian Palembang 23 orang, Banyuasin 1orang, Muba 1 orang. Sehingga total semua pasien sembuh sebanyak 1113 orang.
“Kita juga mendapat penambahan pasien Covid-19 yang meninggal dunia hari ini sebanyak 3 orang, semuanya dari kota Palembang, jadi total yang meninggal di Sumsel 104 orang,” katanya.
Namun, untuk keseluruhan jumlah total orang dalam pemantauan (ODP) hari ini sebanyak 8742 orang, dengan rincian ODP yang selesai di pantau sebanyak 7098 orang dan ODP yang masih dalam pemantauan sebanyak 1644 orang.
“Dan untuk pasien dalam pengawasan (PDP) ada penambahan sebanyak 1029 orang, PDP yang masih dirawat sebanyak 702 orang dan PDP yang selesai di rawat sebanyak 327 orang,” pungkasnya.











