Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Nusantara Satu

Berita Untuk Nusantara

Nusantara Satu

Berita Untuk Nusantara

  • HOME
  • Nasional
    • Tanggerang
    • Jakarta
  • Sumsel
    • Banyuasin
    • Prabumulih
    • Ogan Komering Ilir
    • Ogan Komering Ulu Selatan
    • PALI
  • Kriminal
  • Palembang
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • HOME
  • Nasional
    • Tanggerang
    • Jakarta
  • Sumsel
    • Banyuasin
    • Prabumulih
    • Ogan Komering Ilir
    • Ogan Komering Ulu Selatan
    • PALI
  • Kriminal
  • Palembang
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Subscribe
Close

Search

Sumsel

Penanganan Covid-19 Dinkes Sumsel Akan Ajukan Anggaran Tahap II

By redaksi
06/18/2020 2 Min Read
0

Nusantara Satu-Anggaran Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk bidang kesehatan dan penanganan Covid-19 sebesar Rp84,7 miliar hanya cukup sampai bulan Juni 2020, hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Lesty Nurainy melalui telepon, Kamis (18/06).

Anggaran mendukung penanganan Covid-19 tersebut dikatakannya, utamanya digunakan untuk Tracking, Laboratorium dan Treatment.

“Kita sedang menyusun perencanaan tahap ke II yang akan segera kita ajukan Anggaran untuk insentif tenaga kesehatan dan juga penunjang persediaan untuk beberapa bulan kedepan, hingga bulan Desember 2020,” ungkapnya.

Anggaran untuk membeli alat-alat kesehatan tetap kita siapkan karena belum bisa diprediksi secara persis kapan pandemi ini akan berakhir.

“Persediaan keperluan Alat Pelindung Diri (APD), Bahan Medis Habis Pakai (BMHP), Reagensia untuk pemeriksaan laboratorium, Obat-obatan masih cukup,” jelasnya.

Ia menambahkan, anggaran yang diusulkan akan dipersiapkan kebutuhan untuk bulan Juli hingga Desember 2020.
“Sedangkan anggaran yg tersedia untuk biaya akomodasi dan konsumsi Rumah Sehat Jakabaring yg kita siapkan sebagai tempat karantina/isolasi bagi ODP, OTG dan PDP,” ujarnya.

Anggaran yang tersedia juga untuk pusat skrining, terealisasi kurang lebih Rp2 miliar untuk bulan April dan masih tersedia Rp4,7 miliar, yg akan digunakan untuk bulan Mei dan Juni.

“Pada prinsipnya penganggaran untuk kebutuhan bidang kesehatan dilakukan bertahap, menyesuaikan kebutuhan riil seiring perkembangan Covid-19 di Sumsel,” katanya.

Disampaikannya, mengingat peran provinsi adalah sebagai supporting bagi kabupaten/kota, dimana kabupaten/kota juga memiliki Biaya Tak Terduga (BTT) sendiri.

“Selain hal itu, bantuan dari Pusat, BUMN, Swasta juga cukup banyak dan telah didistribusikan secara proporsional melalui dinkes kabupaten/kota maupun Rumah Sakit,” urainya.

Ia juga mengatakan bahwa kebutuhan anggaran kedepan selain tetap untuk menunjang kegiatan tracing, tes laboratorium maupun skrining dan treatment, diperlukan juga untuk kegiatan promotif preventif, evaluasi dan monitoring.

“Sesuai SK BTT tahap pertama, anggaran bidang kesehatan Rp76,3 miliar, hingga saat ini terealisasi secara fisik lebih dari 90 persen, sedangkan realisasi keuangan masih rendah karena masih dalam proses administrasi pembayaran,” tutupnya.

Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Wagub Gelar Rapat Bersama Antisipasi Karhutla Sejak Dini

Next

Pasien Covid-19 Kabur Jebol Plafon RSUD PALI

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2026 — Nusantara Satu. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme