Nusantara Satu-Pasien positif COVID-19 yang dirawat di RSUD Talang Ubi, Panukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan membuat heboh. Pasien berinisial ND (25), itu kabur dengan menjebol plafon kamar mandi diduga karena takut dirujuk ke Palembang.
“Benar, ada pasien COVID-19 yang dirawat di RSUD Talang Ubi kabur kemarin pagi. Ia menjebol atap kamar mandi rumah sakit,” kata Ketua Gugus Tugas Penanggulangan COVID-19 Pali, Junaidi Anuar saat dimintai konfirmasi, Kamis (18/6).
Dikatakan Junaidi, kaburnya pasien baru diketahui saat tim medis akan melakukan swab test yang kedua. Di mana pada test swab bertama 29 Mei ia telah dinyatakan positif COVID-19.
“Status kabur masih positif COVID-19. Kita sudah datangi pihak keluarga juga, tetapi sampai saat ini belum diketahui ke mana,” katanya.
Junaidi pun berharap pasien tersebut bisa kembali dan melapor ke pihak rumah sakit. Hal ini agar dapat ditangani tim medis dan tidak terjadi penularan.
Sementara itu, Direktur Utama RSUD Talang Ubi, dr Fitri mengatakan pasien ND kabur diduga karena takut dirujuk ke Palembang. Apalagi dirinya kini berstatus orang tanpa gejala (OTG).
“Pasien ND ini hasil swab positif COVID-19. Kami sudah cari dan temui pihak keluarga pasien, kata keluarga takut akan dirujuk ke Palembang,” terang Dirut RSUD Talang Ubi, dr Fitri, Kamis (18/6/2020).
Padahal, lanjut Fitri, pasien itu belum tentu dirujuk ke rumah sehat Jakabaring. Sebab, rumah sehat di Pali dan RSUD masih cukup menampung pasien positif COVID-19.
“Itu baru wancana bakal dirujuk karena ND berstatus OTG, tapi harus ada persetujuan juga dari pasien. Apalagi rumah sehat kita dan RSUD masih bisa menampung meski terus ada penambahan kasus,” katanya.
Setelah ND kabur, Fitri mengimbau kepada keluarga dan masyarakat untuk memberi kabar jika melihat keberadaan ND. Apalagi ND kabur dalam kondisi berstatus pasien positif COVID-19.
“Kita khawatir akan terjadi penularan. Jadi kami imbau untuk kembali agar mendapat perawatan sampai sembuh,” imbuhnya.
Terpisah, Kapolres Pali, AKBP Yudhi Suhariadi saat diminta konfirmasi menyebut pihaknya bersama gugus tugas telah melakukan pencarian. Termasuk memberikan imbauan kepada keluarga dan kerabat dekatnya.
“Sekarang masih kita cari, keluarga sudah kita temui untuk diimbau. Karena ini juga demi kebaikan dan kesehatan pasien,” jelas Yudhi.
Diketahui, pasien ND kabur dari RSUD pada Rabu (17/6) pagi. Petugas tahu ND kabur setelah pintu kamar mandi dibuka paksa dan atapnya sudah jebol.











