Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Nusantara Satu

Berita Untuk Nusantara

Nusantara Satu

Berita Untuk Nusantara

  • HOME
  • Nasional
    • Tanggerang
    • Jakarta
  • Sumsel
    • Banyuasin
    • Prabumulih
    • Ogan Komering Ilir
    • Ogan Komering Ulu Selatan
    • PALI
  • Kriminal
  • Palembang
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • HOME
  • Nasional
    • Tanggerang
    • Jakarta
  • Sumsel
    • Banyuasin
    • Prabumulih
    • Ogan Komering Ilir
    • Ogan Komering Ulu Selatan
    • PALI
  • Kriminal
  • Palembang
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Politik

Harun Pahala Doloksaribu Siap Kembangkan Kreativitas Generasi Milenial

By redaksi
03/14/2019 1 Min Read
0

Nusantara Satu-Harun Pahala Doloksaribu SH, berprofesi sebagai advokat dan salah satu anggota Partai Demokrasi Indonesia perjuangan (PDI.P), siap mengembangkan kreativitas Generasi Milenial, Kamis (14/3).

“Visi dan misi saya, saya bercita cita agar generasi muda usia 17-30 tahun. Setelah sekolah, mereka tidak hanya bercita-cita menjadi pagawai negeri. Tapi  berkompetisi di dunia usaha. Harapan saya anak muda, tidak hanya mencari pekerjaan tapi berusaha menciptakan lapangan kerja. Dengan ekonomi kreatif, dan pengguna teknologi,” ujarnya.

Dia menuturkan, ingin berperan besar dalam dunia politik. Sebagai seorang mantan aktivis Semarang. Sebagai putra daerah, ingin memotivasi yang besar di Sumsel.

“Ahli hukum dan Cyber akan  bersinergi di bidang hukum dengan stakeholder. Membangun infrastruktur, SDM yang terampil, soleh, punya skil. Bisa bersaing dengan SDM diluar provinsi bahkan  luar negeri. Saya rangkul anak muda. Kembangkan kreatifitas anak muda. Kita tuntut pemerintah berperan mendukung anak muda,” katanya.

Menurutnya, persaingan ketat baik di bidang jasa dan barang, kni tidak perlu takuti. Pasalnya kalau kita bersatu itu bisa dilawan.

“Tahun 1928 anak muda bersatu, 1945 kita merdeka. Pada 1998 itu anak muda yang bersatu. Apapun kompetisinya, bisa kita lawan. Kita tetap menjadi tuan rumah,” ujarnya. (Yanti)

Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Musuh Bersama itu Bukan Perbedaan Tapi Narkoba

Next

Kementan dan Sumatera Selatan Gencarkan Ekspor Tiga Komoditas Unggulan

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2026 — Nusantara Satu. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme