Nusantarasatu.co.id – Ogan Ilir | Dalam upaya diseminasi ipteks dan hilirisasi produk berbasis bahan baku lokal kepada masyarakat kecamatan rantau panjang Ogan Ilir, tim dosen dan mahasiswa Universitas Sriwijaya yang diketuai oleh Dr. Rizky Tirta Adhiguna, S.TP, M.Si melaksanakan pengabdian kepada masyarakat berbasis kewirausahaan.
Kegiatan pengabdian mengusung tema “Inovasi Pemanfaatan Senyawa Biokatif Daun Karamunting Sebagai Bahan Aktif Sabun Kecantikan Alami di Kecamatan Rantau Panjang”. Konsep hilirisasi produk berbasis sumberdaya lokal desa salah satunya melalui pemanfaatan daun karamunting.
Daun karamunting memiliki kandungan senyawa biokatif yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan termasuk kesehatan kulit. “Program ini di dukung oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Sriwijaya”, ujar Rizky.
“Kegiatan ini dilaksanakan secara berkelanjutan bulan September dan November hingga kelompok mitra secara mandiri mampu memproduksi dan pendampingan pengurusan izin edar”, tambah Rizky. Dalam kegiatan yang berlangsung Sabtu (19/08/2026).
Bersama kelompok masyarakat di desa Rantau Panjang diantaranya Kelompok Fatayat Nahdlatul Ulama (Fatayat NU) dan Muslimat Nahdlatul Ulama Kecamatan Rantau Panjang serta ibu-ibu rumah tangga di desa rantau panjang.
Selain itu, tim pengabdian memberikan pelatihan pembuatan sabun berbahan ekstrak daun karamunting, pengemasan yang baik, informasi pengurusan izin edar dan manajemen pemasaran.
Dalam kegiatan ini turut dihadiri sekretaris desa rantau panjang Husni Thamrin, Ketua LP NU Ogan Ilir Dr. Zainal Fanani, Rais Am MWC NU Ust. Syaiful Bahri, S.Pd, Ketua MWC NU Rantau Panjang Ust. Amien Aldinato, Ketua Fatayat NU Rantau Panjang Maria Ulfa dan Ketua Muslimat NU Rantau Panjang Erni Puspita Sari, S.Sos.(Yix)







