Beranda Ogan Komering Ilir Jalan Rusak Akibat Tonase Kendaraan Melebihi Kapasitas

Jalan Rusak Akibat Tonase Kendaraan Melebihi Kapasitas

457
0

Nusantara Satu-Jalan Letnan Darna Jambi menjadi rusak. Akibat banyaknya volume kendaraan yang melintasi jalan tersebut, terutama kendaraan proyek pembangunan jalan tol, perbatasan Kelurahan Paku-Sukadana, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Senin (25/2).

Kerusakan jalan dan berlubang dengan kedalaman 30 cm dengan lebar 15 cm dari badan jalan. Dengan kondisi seperti ini sangat memprihatinkan dan juga berbahaya bagi pengendara angkutan roda dua dan roda empat.

Salah satu kendaraan mobil wartawan yang bertugas di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) , terpaksa harus menguras kantong, mobil yang dikemudikannya saat melintas di jalan Letnan Darna Jambi tepatnya di depan SD Negeri 10 Kayuagung, terjebak di lobang yang kedalamnya sekira 30 cm dengan Lebar diameternya  sekira 20cm yang digenangi air hujan.

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang bergutas di Kabupaten OKI – OI, Provinsi Sumatera Selatan, Perdinan, mengatakan, dengan kejadian yang menimpah mobil wartawan yang sedang bertugas, maka dinas terkait untuk segera memperbaiki jalan yang rusak dan berlubang.

“Dengan kejadian yang menimpa salah satu oknum wartawan yang bertugas di wilayah Kabupaten OKI ini, dirinya meminta Dinas terkait untuk segera memperbaiki jalan yang rusak dan berlobang di jalan Letnan Darna Jambi tersebut,”katanya.

Ditambahkannya, mengingat jalan tersebut banyak yang rusak dan berlubang, yang besar di beberapa titik jalan letnan Darna Jambi, hal ini dapat mengakibatkan kecelakaan lalulintas.

“Dengan kondisi jalan seperti ini banyak kendaraan terjebak didalam lobang yang digenangi air hujan. Apalagi jalan tersebut sering dilintasi kendaraan  sepeda motor maupun mobil Pegawai Dinas Instansi yang bekerja diperkantoran yang ada di jalan Letnan Darna Jambi.  Kita mengharapkan dan meminta Dinas instansi terkait untuk segera menindaklanjuti melakukan perbaiki jalan yang rusak tersebut,”ujarnya. (Marzuki Ahmad)

Artikulli paraprakHarnojoyo: Membentuk Raperda Harus Memperhatikan Kepentingan Nasional
Artikulli tjetërPBB Dibawah Rp. 300.000 Gratis

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini