Nusantara Satu-Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru bergerak cepat merespon tingginya Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), meski titik api hanya terdeteksi di dua kecamatan.
Hal itu disampaikan Herman Deru saat meninjau langsung lokasi karhutla di PALI, Rabu (21/10/26). Sebelumnya, Gubernur telah melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Lahat untuk membahas persoalan transportasi angkutan tambang.
“Ya hari ini kita ke tiga kabupaten. Lahat masalah transportasi angkutan tambang. Lantas ini ke PALI. Kenapa PALI ini justru indeks standar pencemaran udaranya tinggi, padahal titik apinya hanya di Penukal dan Penukal Utara,” ujar Herman Deru.
Ia mempertanyakan apakah tingginya ISPU tersebut akibat luapan asap yang terlalu banyak. Berdasarkan laporan yang diterima, jarak pandang (visibility) di PALI hanya tersisa 2000 meter.






