Nusantara Satu-Prosesi wisuda ke-73 dan 74 Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang terasa berbeda dari pelaksanaan sebelumnya. Sebab, wisuda kali ini digelar secara online.
Pada pelaksanaan kali ini, Sabtu (4/7/2020), ada sebanyak 900 mahasiswa yang yang di wisuda. Pelaksanaan wisuda yang digelar secara online, tidak terlepas dari situasi pandemi virus corona (Covid-19).
Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Prof Muhammad Sirozi, mengatakan pelaksanaan wisuda sarjana hari ini memang agak berbeda dari pelaksanaan sebelumnya, yakni dilakukan secara online blessing in disguise. Karena dibalik krisis ada hikmah yang didapat, yakni meringankan beban pendanaan.
“Keluarga wisudawan tidak terbebani biaya transportasi, konsumsi dan akomodasi untuk datang ke Palembang. Karena kita semua terdampak akan pandemi ini,” kata Sirozi.
Dengan berbagai pertimbangan, kata dia, maka tidaklah berlebihan jika dikatakan bahwa pelaksanaan acara wisuda sarjana ke-73 hari ini dilakukan secara daring dengan sebuah keterpaksaan demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
“Ibarat kata pepatah, something is better than nothing, ini adalah solusi di tengah krisis. Semoga ini menjadi wisuda daring yang pertama dan terakhir di UIN Raden Fatah Palembang,” harapnya.
Dia bilang, jika acara wisuda sarjana ke-73 ditunda lagi, misalnya hingga akhir semester ganjil sekitar April atau Mei tahun tahun depan, maka pada saatnya nanti jumlah peserta wisuda akan menumpuk dan sangat sulit mengatur penjadwalannya.
“Karena acara wisuda sarjana terjadwal hanya empat kali setahun dengan kapasitas maksimal 1.000 wisudawan,” ungkapnya.











