Beranda Sumsel 29 Kasus Baru Covid-19 di Sumsel

29 Kasus Baru Covid-19 di Sumsel

555
0

Nusantara Satu-Penularan Virus Corona di Provinsi Sumatera Selatan masih terus terjadi. Pada Rabu (1/7), terdapat 29 kasus baru Covid-19 di provinsi ini, dengan jumlah yang sembuh 19 orang dan meninggal tujuh orang.

Juru Bicara Penanganan Covid-19 di Sumsel Dr Iche Andriyani Liberty, SKM, M.Kes mengatakan, tambahan kasus baru Corona di Sumsel pada hari ini terdistribusi di sejumlah daerah, yakni Palembang 22 orang, Muaraenim 2 orang, Pagaralam 1 orang, Lubuklinggau 1 orang, PALI 2 orang, dan Banyuasin 1 orang.

“Kasus sembuh hari ini 19 orang. Sehingga total sembuh 1051 orang. Dan kasus meninggal 7 orang dari Palembang,” ucapnya.

Dengan demikian, ia melanjutkan, total kasus positif Covid-19 di Sumsel sampai hari ini sebanyak 2078 orang, kasus selesai 1148 orang, kasus aktif 930 orang.

Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 8619 orang, selesai pemantauan 6879 orang. Pasien Dalam Pengawasan (PDP) keseluruhan sebanyak 978 orang, selesai pengawasan 660 orang.

Ia mengatakan, saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diberlakukan di Palembang dan Prabumulih, pihaknya melakukan survei ke 2071 responden di Sumsel. Diketahui terjadi penurunan contact rate, dengan rata-rata satu orang bertemu enam orang perhari, selain anggota keluarganya di rumah.

“Namun setelah PSBB, belum ada lagi survei. Sebab mobilitas penduduk pasca PSBB semakin meningkat. Sehingga agak sulit mengadakan survei,” ujar ahli epidemiologi dari Universitas Sriwijaya ini.

Terkait pewarnaan zona, yakni merah (risiko tinggi), oranye (risiko sedang), kuning (risiko rendah), hijau (tidak terdampak), menurut dia, berdasarkan indikator kesehatan masyarakat. Dinilai dari tiga domain, epidemiologi, sistem surveilens, dan sistem pelayanan kesehatan.

“Penentuan pewarnaan selalu dipublikasikan oleh tim Gugus Tugas pusat. Dinas Kesehatan Sumsel hanya menyesuaikan peta yang dikeluarkan pusat,” tukasnya.

Disinggung usulan penerapan PSBB kembali apakah sudah disampaikan ke Pemerintah Kota Palembang mengingat kota ini masih zona merah, menurut dia, masih perlu kajian lagi. Pastinya, secepatnya akan berikan rekomendasi apa saja yang harus dilakukan terkait PSBB lagi atau tidak.

“Kita menunggu kebijakan pusat dan kebijakan kepala daerah setempat. Kita sifatnya hanya memberikan rekomendasi,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini