Nusantara Satu-Pemerintah kota Palembang mengapresiasi kelompok swadaya masyarakat komplek Bumi Sako Damai (BSD) kecamatan Sako Palembang yang telah membuat ide kreatif dalam memanfaatkan lahan tidur dengan cara bercocok tanam.
Ditengah kondisi pandemi saat ini, inovasi serta ide kreatif yang digagas oleh sekompok masyarakat tersebut merupakan langkah awal untuk mengantisipasi kelangkaan pasokan pangan saat ini.
Hal ini dibenarkan Walikota Palembang, Harnojoyo bahwa hal ini harus menjadi contoh setiap kecamatan lain guna melakukan inovasi baru dengan cara memanfaatkan lahan kosong sebagai kegiatan bercocok-tanam disaat kondisi covid 19 ini.
“Tentunya para camat lain harus melakukan hal yang sama bahkan untuk lahannya sendiri bisa lebih luas lagi sehingga banyak anggota dari kelompok masyarakat yang bisa melakukan kegiatan bercocok tanam di wilayah mereka masing-masing. Berdasarkan hasil laporan dari ibu Kapolsek Sako tadi, seputaran wilayah ini dulunya tidak terawat dan kotor, namun dengan adanya ide dari sekelompok masyarakat yang terdiri dari beberap RT kondisi tempat ini berubah menjadi tempat lahan bertani, “jelasnya rabu (3/6) saat melakukan peninjauan kampung tangkal covid-19.
Ia juga menambahkan dengan kondisi saat ini saya mengajak kepada masyarakat luas untuk tetap patuh akan aturan protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran wabah ini, apa lagi saat ini kita akan menerapkan kembali Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB).
Ditempat yang sama, Camat Sako Amirudin Sandi merencanakan jika kegiatan ini akan terus dilanjutkan di wilayah sako lainnya, sehingga tidak menutup kemungkinan dari kelompok masyarakat sekitar untuk bersama-sama melakukan sistem bercocok -tanam, tentunya memanfaatkan lahan kosong seperti di BSD ini.











