Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Nusantara Satu

Berita Untuk Nusantara

Nusantara Satu

Berita Untuk Nusantara

  • HOME
  • Nasional
    • Tanggerang
    • Jakarta
  • Sumsel
    • Banyuasin
    • Prabumulih
    • Ogan Komering Ilir
    • Ogan Komering Ulu Selatan
    • PALI
  • Kriminal
  • Palembang
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • HOME
  • Nasional
    • Tanggerang
    • Jakarta
  • Sumsel
    • Banyuasin
    • Prabumulih
    • Ogan Komering Ilir
    • Ogan Komering Ulu Selatan
    • PALI
  • Kriminal
  • Palembang
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Subscribe
Close

Search

Palembang

Gubernur: RUU Baru Harus Beri Solusi Konkret bagi Masalah Ketransmigrasian

By redaksi
09/10/2026 1 Min Read
0

Nusantara Satu-Gubernur Sumsel H. Herman Deru membuka Focus Group Discussion (FGD) RUU Ketransmigrasian di Graha Bina Praja, Palembang (10/9).

FGD hasil kerja sama Tim Penyusun UGM dan Kementerian Transmigrasi ini digelar untuk menakar ulang regulasi dan merumuskan paradigma baru ketransmigrasian di Indonesia.

Kontribusi Besar Transmigran di Sumsel

Herman Deru mengungkapkan sekitar 38–40% dari 9 juta penduduk Sumsel merupakan eks-transmigran. Kontribusi besar mereka di sektor pertanian menjadi salah satu penentu suksesnya Sumsel menduduki peringkat ketiga nasional sebagai produsen pangan.

“Saya lahir dan besar di kawasan transmigrasi, jadi sangat paham kehebatan sekaligus persoalan mereka,” ujar Herman Deru.

Herman Deru menegaskan pentingnya inventarisasi aset dan aturan konkret dalam RUU baru, terutama untuk mengatasi persoalan infrastruktur di kawasan transmigrasi perairan.

Di sisi lain, Karo Hukum Kementerian Transmigrasi, Ruli Rahman, menyebut RUU ini mengusung perubahan paradigma keberhasilan transmigrasi tak lagi diukur dari jumlah orang yang dipindah, melainkan peningkatan kualitas SDM, daya saing, dan nilai tambah ekonomi daerah.

Sumsel dipilih sebagai lokasi FGD karena terbukti sukses mengembangkan kawasan transmigrasi, seperti pertanian di Banyuasin dan perkebunan kopi di Empat Lawang.

Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Wabup Banyuasin Menerima Silaturahmi Pimpinan Ormas

Next

Gubernur Lepas Kafilah Sumsel Menuju MTQ XXXI

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2026 — Nusantara Satu. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme