Wagub Sumsel Studi Tiru Penerbitan IPR ke NTB
Nusantara Satu-Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Cik Ujang melakukan kunjungan kerja ke Kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam rangka studi tiru penerbitan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) di Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR), Kamis (20/8/2026).
Kunjungan Wagub Sumsel tersebut disambut Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri bersama jajaran di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi NTB.
Cik Ujang mengatakan, Sumsel merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi sumber daya mineral dan batubara cukup besar. Selain batubara, Sumsel juga memiliki potensi mineral logam berupa emas yang sebagian masih ditambang secara ilegal oleh masyarakat.
Untuk memberikan kepastian hukum dan mendorong aktivitas pertambangan rakyat agar lebih tertib, Pemprov Sumsel telah mengusulkan sejumlah wilayah untuk ditetapkan sebagai WPR.
Usulan tersebut telah diakomodir dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 83.K/MB.01/MEM.B/2026 tanggal 12 Februari 2026 tentang Wilayah Pertambangan Provinsi Sumatera Selatan.
“Kami berharap dapat memperoleh informasi dan pengalaman dari Pemerintah Provinsi NTB, khususnya terkait pengelolaan dan pelaksanaan IPR pada WPR,” ujar Cik Ujang.
Menurutnya, pengalaman dan praktik baik yang diterapkan NTB dapat menjadi bahan pembelajaran bagi Sumsel dalam mewujudkan kegiatan pertambangan rakyat yang legal, tertib, aman, dan berkelanjutan.
Selain itu, pengelolaan pertambangan juga diharapkan tetap memperhatikan aspek keselamatan kerja, kelestarian lingkungan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan daerah.
Sementara itu, Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri mengapresiasi dipilihnya Provinsi NTB sebagai daerah tujuan studi tiru. Ia menyambut baik kunjungan tersebut sebagai upaya memperkuat sinergi dan pertukaran pengalaman antarpemerintah daerah.
Dalam kesempatan itu, Indah juga mengundang Wagub Cik Ujang beserta jajaran untuk kembali mengunjungi NTB pada Oktober mendatang, bertepatan dengan penyelenggaraan MotoGP Mandalika yang dijadwalkan berlangsung pada 9 hingga 11 Oktober 2026.