Sekda Sumsel Tekankan Sinergi Lintas Sektor Kendalikan Tantangan Lapangan
Nusantara Satu-Kabar bangga dari Bumi Sriwijaya, Memasuki bulan kedua monitoring dan evaluasi, progres pendataan lapangan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Sumatera Selatan sudah menembus hampir 80% dan berhasil menempatkan Sumsel di posisi tiga besar nasional.
Capaian manis ini dibahas dalam Rapat Koordinasi Tim Terpadu SE 2026 di Auditorium Graha Bina Praja, Kamis (30/7).
Membuka rakor tersebut, Sekda Prov. Sumsel, Edward Candra, menegaskan pentingnya kolaborasi hingga tingkat RT/RW untuk menyapu bersih sisa pendataan hingga minimal 99%. Sinergi ini krusial untuk menjawab tantangan lapangan, mulai dari akses wilayah 3T, pendekatan ke pelaku ekonomi digital & korporasi besar, hingga edukasi responden.
“Data yang akurat dan berkualitas adalah landasan utama untuk memperkuat ekonomi daerah, meningkatkan daya tarik investasi, serta menggenjot kesejahteraan masyarakat,” tegas Edward Candra.
Kepala BPS Prov. Sumsel, Moh. Wahyu, turut mengapresiasi komitmen Pemprov Sumsel melalui Keputusan Gubernur tentang Pembentukan Tim Terpadu SE 2026. Wahyu juga menepis kekhawatiran para pelaku usaha terkait keamanan data.
Masyarakat dan pelaku usaha tidak perlu ragu memberikan data secara jujur karena kerahasiaan data dijamin penuh oleh undang-undang dan sistem keamanan yang ketat. Data ini akan menjadi navigasi penting menuju Indonesia Emas 2045.