Pemprov Sumsel Dorong Integrasi Pemerintahan Digital Se-Sumsel
Nusantara Satu-Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) terus mempercepat transformasi digital demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan terintegrasi.
Komitmen ini ditegaskan dalam pembukaan Sosialisasi Penerapan Pemerintahan Digital di Lingkungan Pemprov dan Pemkab/Pemkot se-Sumsel Tahun 2026 di Ballroom Aston Hotel Palembang, Rabu (29/7).
Kegiatan yang diinisiasi oleh Diskominfo Prov. Sumsel ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Prov. Sumsel, Edward Candra.
Sekda Sumsel Edward Candra menekankan bahwa E-Government adalah transformasi menyeluruh—mulai dari pola kerja, integrasi data, infrastruktur, hingga kompetensi SDM—guna memangkas birokrasi demi layanan yang lebih cepat dan responsif.
Pentingnya data yang akurat sebagai dasar kebijakan. Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diimbau meruntuhkan ego sektoral demi membangun ekosistem digital yang terhubung dan mengacu pada indikator PermenPAN-RB No. 8 Tahun 2026.
Kadiskominfo Prov. Sumsel, Rika Efianti, SE, MM, menyampaikan bahwa agenda ini bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur agar tidak ada lagi sistem digital yang berjalan sendiri-sendiri (silo system).
Sosialisasi ini menghadirkan narasumber ahli dari KemenPAN-RB RI dan dihadiri oleh perwakilan OPD Pemprov Sumsel, Diskominfo, serta Bagian Organisasi dari 17 Kabupaten/Kota Se-Sumsel.