Beranda Muaraenim Diduga Akibat Kebocoran Pipa Gas, Satu Keluarga di Muara Enim Terbakar Saat...

Diduga Akibat Kebocoran Pipa Gas, Satu Keluarga di Muara Enim Terbakar Saat Melintas

17
0

Muara Enim – Tiga warga Dusun V, Desa Gunung Raja, Kecamatan Empat Petulai Dangku, Kabupaten Muara Enim, mengalami luka bakar serius setelah diduga tersambar api yang berasal dari kebocoran pipa gas saat melintas pada pukul 06.30 WIB, Minggu (14/6/2026).

Ketiga korban diketahui merupakan satu keluarga, yakni Har (45), Erp (43), dan putra mereka, Fai (9). Mereka mengalami luka bakar cukup serius setelah api diduga tiba-tiba menyambar saat sepeda motor yang mereka tumpangi melintas di lokasi kejadian.

Menurut keterangan warga setempat, Insan Siswono, saat kejadian ketiga korban sedang berboncengan menggunakan sepeda motor dan hendak menuju kebun karet milik mereka.

“Ketiganya satu keluarga. Saat melintas di lokasi tersebut, tiba-tiba api langsung menyambar korban dan sepeda motor yang mereka kendarai,” ujar Insan Siswono.

Ia menduga sumber api berasal dari kebocoran pipa gas yang berada di sekitar lokasi kejadian. Pipa tersebut disebut-sebut milik Pertamina dan berada tidak jauh dari jalan hauling batubara yang biasa digunakan warga untuk melintas.

“Di lokasi itu diduga ada pipa gas milik Pertamina yang bocor. Saat motor korban melintas, api langsung menyambar dan membakar ketiga korban yang hendak menuju kebun karet,” tambahnya.

Akibat insiden tersebut, Har, Erp, dan Fai mengalami luka bakar cukup serius. Ketiganya kemudian dievakuasi dan saat ini telah dilarikan ke Rumah Sakit Pertamina Prabumulih untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Peristiwa ini mengundang perhatian warga sekitar. Mereka berharap pihak terkait segera melakukan penanganan serta penyelidikan menyeluruh guna memastikan penyebab kebakaran yang diduga berasal dari kebocoran pipa gas tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, terlihat petugas dari PT Pertamina Hulu Rokan Zona 4 Prabumulih telah turun ke lokasi kejadian dan lokasi kejadian telah dipasang garis polisi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini