Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Nusantara Satu

Berita Untuk Nusantara

Nusantara Satu

Berita Untuk Nusantara

  • HOME
  • Nasional
    • Tanggerang
    • Jakarta
  • Sumsel
    • Banyuasin
    • Prabumulih
    • Ogan Komering Ilir
    • Ogan Komering Ulu Selatan
    • PALI
  • Kriminal
  • Palembang
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • HOME
  • Nasional
    • Tanggerang
    • Jakarta
  • Sumsel
    • Banyuasin
    • Prabumulih
    • Ogan Komering Ilir
    • Ogan Komering Ulu Selatan
    • PALI
  • Kriminal
  • Palembang
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Subscribe
Close

Search

Palembang

Sekda Tekankan Perbaikan Sistem Sampah, Rakor KIE Libatkan 15 Kabupaten/Kota di Sumsel

By redaksi
03/10/2026 2 Min Read
0

Nusantara Satu-Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan, Edward Candra, memimpin Rapat Koordinasi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Pengelolaan Sampah Provinsi Sumsel di Ruang Rapat Graha Bina Praja, Selasa (10/03/2026).

Rapat ini menjadi momentum krusial bagi 15 Kabupaten/Kota di Sumatera Selatan untuk membenahi sistem manajemen limbah di daerah masing-masing. Rapat ini merupakan tindak lanjut dari hasil pemantauan dan pendampingan yang dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) / Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.

Berdasarkan hasil evaluasi, terdapat pembagian wilayah penilaian sebagai berikut: 11 Kabupaten/Kota (Kota Prabumulih, Pagar Alam, Lubuk Linggau, Kab. Empat Lawang, Lahat, Muara Enim, Musi Banyuasin, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Ogan Ilir, dan PALI) berada di bawah penilaian Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran Udara.

Sedangkan 4 Kabupaten: (OKU, OKI, OKU Selatan, dan OKU Timur) berada di bawah penilaian Sekretariat Kementerian/Sekretariat Utama. Seluruh daerah tersebut didampingi langsung oleh Tim Penilai dari Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Provinsi Sumsel.

Dalam arahannya, Sekda Edward Candra menyoroti kendala teknis di lapangan, terutama terkait jadwal pengangkutan sampah yang sering terlambat.

“Idealnya sampah ini diangkut sebelum jam masuk sekolah. Seharusnya jangan sampai jam 9 pagi sampah belum diangkut. Namun, setelah kami cek, kendala utamanya adalah masih kurangnya armada angkutan di Kabupaten/Kota,” ungkap Edward.

Beliau berharap koordinasi ini menjadi langkah konkret untuk perbaikan sistem pengelolaan sampah yang lebih integratif dan tepat waktu di masa depan.

Hadir dalam rapat tersebut, Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL), Dr. Rasio Ridho Sani, M.Com., MPM, memberikan paparan yang cukup tajam mengenai kondisi pengelolaan sampah saat ini. Beliau menekankan perlunya terobosan agar upaya yang dilakukan lebih efektif.

Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Gubernur Sumsel Tinjau Kesiapan Jalur Mudik di Jembatan Musi V

Next

Walikota Menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Pagar Alam

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2026 — Nusantara Satu. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme