Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Nusantara Satu

Berita Untuk Nusantara

Nusantara Satu

Berita Untuk Nusantara

  • HOME
  • Nasional
    • Tanggerang
    • Jakarta
  • Sumsel
    • Banyuasin
    • Prabumulih
    • Ogan Komering Ilir
    • Ogan Komering Ulu Selatan
    • PALI
  • Kriminal
  • Palembang
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • HOME
  • Nasional
    • Tanggerang
    • Jakarta
  • Sumsel
    • Banyuasin
    • Prabumulih
    • Ogan Komering Ilir
    • Ogan Komering Ulu Selatan
    • PALI
  • Kriminal
  • Palembang
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Subscribe
Close

Search

Palembang

Wawako Sambangi Pasar 26 Ilir

By redaksi
05/15/2023 1 Min Read
0

Nusantara Satu-Pemerintah Kota Palembang kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) bahan makanan pasca Ramadan.

Sidak dipimpin Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda, bersama Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Palembang, Senin (15/5/2023).

“Hari ini kita ke Pasar 26 Ilir dan sengaja datang secara dadakan bersama BBPOM. Karena beberapa waktu lalu sebelum Idul Fitri telah ditemukan makanan yang mengandung formalin, maka pasar ini menjadi pilihan kita untuk dilaksanakan sidak,” ujar Fitrianti.

Saat sidak, petugas BBPOM menguji 42 sampel makanan. Antara lain tahu, mi, kerupuk dan jajanan pasar lainnya.

“Hasilnya, alhamdulillah semuanya negatif,” kata Fitrianti.

Meski begitu, Fitrianti menambahkan, dari hasil penelusuran pihaknya ada beberapa produk yang bermasalah.

“Misalnya jamu yang mengandung bahan kimia. Juga obat yang sebenarnya tidak boleh lagi untuk diperjual belikan, dan kita juga menemukan bumbu-bumbu yang dijual eceran yang masa kedaluwarsa tidak jelas,” Fitrianti menerangkan.

Ia juga memastikan, bahwa bumbu-bumbu yang tidak memiliki informasi kadaluwarsa adalah produk yang sudah melewati batas sehingga sangat tidak dianjurkan dikonsumsi.

Dengan adanya temuan tersebut, Fitrianti memastikan pihaknya akan terus melaksanakan sidak kembali bersama BBPOM ke beberapa pasar lainnya.

“Kita akan kembali melakukan sidak, baik itu di pasar tradisional maupun pasar modern,” ujarnya.

Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Wabup OKI Tekankan Akurasi Data FKP Regsosek 2023

Next

Dinkes Palembang: Musim Kemarau, Kasus DBD Cenderung Turun

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2026 — Nusantara Satu. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme