Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Nusantara Satu

Berita Untuk Nusantara

Nusantara Satu

Berita Untuk Nusantara

  • HOME
  • Nasional
    • Tanggerang
    • Jakarta
  • Sumsel
    • Banyuasin
    • Prabumulih
    • Ogan Komering Ilir
    • Ogan Komering Ulu Selatan
    • PALI
  • Kriminal
  • Palembang
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • HOME
  • Nasional
    • Tanggerang
    • Jakarta
  • Sumsel
    • Banyuasin
    • Prabumulih
    • Ogan Komering Ilir
    • Ogan Komering Ulu Selatan
    • PALI
  • Kriminal
  • Palembang
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Subscribe
Close

Search

Rillis Pemprov

Gubernur : FKUB Harus Mampu Redam Potensi Perpecahan

By redaksi
07/28/2021 1 Min Read
0

PALEMBANG | Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru mengajak Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sumsel untuk turut serta meredam potensi perpecahan mulai dari level internal hingga level eksternal.

“FKUB ini terdiri dari lintas agama dan orang di dalamnya merupakan tokoh dari agama harus bisa meredam potensi perpecahan ini mulai dari internal,” ucapnya saat menerima audiensi Tim Formatur FKUB Sumsel di ruang tamu Gubernur Sumsel, Rabu (28/7).

Herman Deru mengatakan, potensi perpecahan tidak serta merta bersumber karena beda kepercayaan saja, tetapi juga bisa terjadi di dalam naungan satu agama itu sendiri. Karena itu tugas utama FKUB bukan hanya menyatukan persepsi toleransi, namun harus bisa mengakomodir setiap potensi permasalahan dan perpacahan yang bermuara pada terganggunya zero konflik Sumsel.

“Saya minta rukun dulu di dalam, termasuk organisasi masyarakat (Ormas) di setiap agama masing-masing. Setelah itu baru eksternal,” tegasnya.

Upaya tersebut lanjut Herman Deru bisa diwujudkan dengan menghilangkan ego pribadi dan sektoral yang berpotensi menjadi pemantik terjadinya perpecahan.

“Kita tidak pernah intervensi dalam organisasi, termasuk FKUB. Pengurus perlu ingat kebali, FKUB bukanlah partai politik sehingga harus hati-hati dalam memberikan statement,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris FKUB Sumsel, Dr Drs H Syarnubi Soman, MM., M.Pd.I mengatakan, tujuan audiensinya tersebut untuk melaporkan hasil musyawarah susunan tim formatur pengurus FKUB Sumsel periode 2021-2024.

“Kita juga meminta izin agar Pak Gubernur bersedia melantik kepengurusan yang baru. Terkait waktu dan tempat akan didiskusikan lagi lebih lanjut,” tandasnya.(

Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

5 Warga Jungai, Masih Belum Terima Ganti Rugi Jalan Tol

Next

Vaksinasi Covid-19 untuk Warga Talang Ubi

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2026 — Nusantara Satu. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme