Nusantara Satu-Terus bertambah kasus konfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Sumatera Selatan. Warga kembali diminta kerjasamanya, untuk memutus mata rantai penularan penyakit baru tersebut.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Sumsel Yusri mengatakan, kasus konfirmasi positif Covid-19 di Sumsel pada Senin (20/7) ada penambahan 42 orang.
“Dengan rincian, Palembang 32 orang, Prabumulih 3 orang, OKI 1 orang, OKU 1 orang, Muaraenim 2 orang, Banyuasin 2 orang, dan Ogan Ilir 1 orang,” katanya saat konferensi pers virtual di Command Center Pemprov Sumsel.
Penambahan kasus sembuh pada hari ini di Sumsel sebanyak 1 orang, yang berasal dari Prabumulih. Sehingga total sembuh menjadi 1414 orang.
“Tambahan kasus meninggal sebanyak tiga orang. Mereka berasal dari Palembang 2 orang dan Prabumulih 1 orang. Sehingga total pasien Covid-19 meninggal sebanyak 142 orang,” ucapnya.
Dari data tersebut, total kasus positif Covid-19 di Sumsel hingga hari ini sebanyak 3054 orang, kasus selesai 1556 orang, dan kasus aktif 1498 orang.
Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 9726 orang, selesai dilakukan pemantauan 8566 orang, dan masih dalam proses pemantauan 1160 orang.
Pasien Dalam Pengawasan (PDP) total sebanyak 1387 orang, selesai pengawasan 884 orang, masih dalam proses pengawasan 503 orang.
Ia kembali meminta kerja sama masyarakat untuk memutus rantai penularan Covid-19. Terutama warga yang melakukan aktivitas di luar rumah, untuk mematuhi protokol kesehatan, yakni memakai masker, menjaga jarak, sering mencuci tangan dengan menggunakan sabun di air mengalir.
“Hanya dengan cara itulah yang dianggap tepat untuk memutus rantai penularan Covid-19. Dengan menerapkan protokol kesehatan, kita tidak hanya melindungi diri sendiri, tapi juga keluarga di rumah,” terangnya.
Ia juga berharap kerja sama masyarakat, yang menderita Covid-19. Akui saja kalau memang mengidap penyakit tersebut dan mintalah pertolongan tenaga kesehatan. Apabila melakukan kontak dengan kasus positif, akui juga dan segera melakukan pemeriksaan swab, agar bisa diketahui tertular atau tidak. Terutama mereka yang punya riwayat kontak erat.




