Beranda Sumsel PALI Tim Gugus Tugas Ceroboh, Kepala Mayat PDP Covid-19 Nyunsep di Liang Kubur

Tim Gugus Tugas Ceroboh, Kepala Mayat PDP Covid-19 Nyunsep di Liang Kubur

2004
0

Nusantrara Satu-21 Mei 2020 yang lalu Rumah Sakit Umum Daerah Talang Ubi telah mengeluarkan surat pernyataan kematian terhadap pasiennya atas nama Sukowati (57) yang beralamat Jl. pasar Baru Pendopo gang aljana no 26 RT 016 RW 006 Kelurahan Bhayangkara kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir.

Di dalam surat tersebut almarhumah dinyatakan DM Tipe ll+Oastknhs Rsrif+Anemia+PDP Covid 19 dan pada hari itu juga jenazah almarhumah dimakamkan dengan pemakaman aturan Covid 19.

Pelaksanaan pemakaman dipimpin langsung oleh Ketua Gugus Tugas Junaidi Anwar dan Juru Bicara Covid 19 dr. Zamir Alwi beserta petugas pemakaman. Namun pelaksanaan pemakaman pada malam hari itu kamis (21/05/20) menjadi mencekam dengan terjadinya kesalahan prosedural standar Covid 19.

Pantauan dilapangan media berhasil menghimpun video rekaman pemakaman. Dalam tayangan video tampak jelas saat peti jenazah akan diturunkan salah satu petugas yang menahan tali disudut kepala tidak kuat menahan beratnya beban sehingga peti jenazah jatuh keliang kubur dan tutup peti terbuka dengan posisi jenazah kepala dibawah kaki diatas.

Seketika seluruh pihak keluarga yang berada dekat dengan lubang kubur langsung terkejut dengan menjerit histeris melihat kejadian itu. Luapan emosi dan amarah pihak keluarga dengan mengucapkan kata – kata kasar kepada petugas mengundang seluruh warga yang hadir mendekati jenazah. Dengan situasi yang semakin mencekam dan tidak terkendali petugas pemakaman dari Gugus Tugas mundur teratur menjauhi jenazah.

Saat itulah pihak keluarga yang sudah tersulut emosi masuk kedalam lubang kubur. Mereka berusaha membantu jenazah yang masih posisi tertuncap. Peti jenazah langsung dikeluarkan, kantung mayat dan plastik dilepaskan.

Mereka tidak memperdulikan lagi apakah mereka akan tertular atau terinfeksi Virus Corona dari jenazah. Pihak keluarga dan warga langsung melaksanakan pemakaman Almarhumah tanpa ada satupun petugas yang mencoba untuk mengingatkan mereka.

Rencana awal pemakaman akan dilaksanakan standar Covid 19 tetapi akhirnya dimakamkan secara islam, perihal ini di benarkan oleh pihak keluarga saat dikonfirmasi ke kediamannya (21/05/20).ungkap Eka Kamelia (37).

Saat perihal ini di konfirmasi ke ketua Gugus Tugas penanganan Covid19 Junaidi Anuar melalui WhatsApp Mengatakan kami melakukan pemakaman berdasarkan rekomendasi dari tim medis,semua itu dilakukan demi keselamatan keluarga dan masyarakat, proses pemakaman kami sudah berusaha standar protokol Covid 19 dengan sebelumnya masing masing anggota di brifing dan di latih dengan melihat cara cara pemakaman di tempat lain, adanya kelalaian dalam pelaksanaan kami atas nama gugus tugas dari hati yang paling dalam mengucapkan mohon maaf kepada pihak keluarga dan masyarakat semua itu di luar dugaan kami, dan tidak sama sekali faktor kesengajaan sekali lagi kami mohon maaf yang sebesar besarnya. Kedepannya kami akan menjadikan pembelajaran.

Namun pihak keluarga Mengatakan Tim gugus tugas sampai saat ini belum ada itikad baik untuk untuk mendatangi ke kediaman kami meminta maaf atas kecerobohannya dalam melaksanakan pemakaman almarhumah ibu kami,” Ungkap Eka Kamelia.

Lalu Eka Kameliapun menambahkan kami dak senang kami nak ngaduh perihal ini dan kami sudah serahkan ke kuasa hukum kami untuk menindaklanjutinya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini