Prinsip Saling Melindungi Keluarkan Sumsel dari Krisis Pandemi Covid-19
Nusantara Satu-Prinsip saling melindungi yang dijalankan secara serentak, maka akan mengeluarkan Sumsel dari krisis pandemi Covid-19, hal itu disampaikan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumsel, Yusri melalui vidcom di Command Center Kantor Gubernur, Selasa (02/06).
Ia menambahkan prinsip saling melindungi dapat dilaksanakan dengan cara mematuhi aturan pemerintah.
“Kita ikuti aturan pemerintah, menjalankan protokol kesehatan. Tujuannya untuk kesehatan diri kita sendiri, keluarga kita dan masyarakat,” ajak Yusri.
Untuk kasus sembuh, ia menyampaikan ada penambahan 9 orang, berasal dari Lubuk Linggau 5 orang, Musirawas 3 orang dan Muratara 1 orang. Sehingga total kasus sembuh berjumlah 224 orang.
“Sementara meninggal bertambah satu orang, asal Palembang, total meninggal 34 orang,” ucapnya.
Ia menyampaikan menyampaikan perkembangan ODP sebanyak 6.392, yang selesai pemantauan 4.267 dan masih dalam pemantauan 2.125. PDP sebanyak 609, selesai pengawasan 250 dan masih dalam pengawasan 359 orang.
Sampel diperiksa sebanyak 4.703 perincian OTG : 3.769 sampel, PDP : 743 sampel, ODP : 200 sampel dan dalam proses 3.175 sampel.
“Hasil pemeriksaan sampel positif Covid-19 sebanyak 1.019 dan hasil negatif sebanyak 509. Ada penambahan 24 berasal dari Palembang 19 orang, Musirawas 1 orang, Muratara 1 orang, Banyuasin 1 orang, OKU 2 orang,” tutupnya.