Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Nusantara Satu

Berita Untuk Nusantara

Nusantara Satu

Berita Untuk Nusantara

  • HOME
  • Nasional
    • Tanggerang
    • Jakarta
  • Sumsel
    • Banyuasin
    • Prabumulih
    • Ogan Komering Ilir
    • Ogan Komering Ulu Selatan
    • PALI
  • Kriminal
  • Palembang
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • HOME
  • Nasional
    • Tanggerang
    • Jakarta
  • Sumsel
    • Banyuasin
    • Prabumulih
    • Ogan Komering Ilir
    • Ogan Komering Ulu Selatan
    • PALI
  • Kriminal
  • Palembang
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Subscribe
Close

Search

PALI

Dinas Perkim Terkesan Lamban Tanggulangi Tanah Longsor

By redaksi
02/04/2020 3 Min Read
0

Nusantara Satu-Beberapa pekan ini hujan yang menguyur kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir(PALI) membuat salah satu rumah warga desa simpang tais, kecamatan talang ubi terancam roboh akibat tanah longsor yang berdekatan dengan arus sungai.

Menangapi hal itu Haorillah Angota DPRD kabupaten PALI , Didampingi Kepala Desa Simpang tais Erika Peru  tinjau langsung rumah ibu siti sakima.

“Berdasarkan info dari masyarakat kita tinjau langsung , saat datang ke lokasi ternyata dampak dari normalisasi sungai yang menyebabkan tanah longsor dan terbisan tanah yang semakin mendekati rumah ibu siti sakima tersebut.” Ungkap Haorillah, Selasa (4/2/2020).

Dikatakan Haorillah diri nya menegaskan kepada dinas perkim untuk tindak lanjuti permasalahan tersebut , jangan terlalu lambat dalam bekerja,karena itu sudah menyangkut keselamatan nyawa orang.

“Kalau itu tidak cepat ditanggapi dengan hujan yang tiap hari turun ini  rumah ibu siti sakima itu akan roboh akibat tanah yang terbis setiap turun hujan, bahkan saya lihat tadi hanya berjarak lebih kurang 1 meter setengah dari bangunan rumah”Tukas Khorillah .

Sementara itu , Erika Peru Kepala Desa Simpang Tais saat dikonfirmasi mengatakan bahwa terbisan tanah yang menyebabkan longsor akibat hujan deras yang tiap hari turun.

“Ada nya normalisasi sungai di Ilir sungai tempat longsornya tanah tersebut, di duga penyebab lonsornya bibiran sungai tersebut,karna air sungai terlalu deras mengalir jika turun hujan lebat,” Ungkap Erika Peru.

Sebelum bagian Ilir sungai di normalisasi air di sungai itu tidak terllau deras mengalir jika turun hujan lebar, lokasi normalisasi bukan tempat pemukiman warga di duga tidak ada manfaatnya,” tambah Hairolah dan Erika Peru.

Dampak nya terjadi terbisan tanah, bahkan satu minggu hujan yang deras terus terbisan tanah semakin mendekati rumah ibu sakima warga kami yang bersetatus janda.

Lebih lanjut dijelaskan Erika , terbisan tanah itu sudah beberapa bulan lalu akan tetapi tidak sampai mengkhwatirkan warga nya yang berada didekat lokasi tersebut

“Beberapa hari yang lalu ibu siti sakima mendatangi kami dan melaporkan masalah terbisan tanah didekat rumah nya terjadi lagi, kami sudah tinjau dan kondisi sekarang semakin parah terbisan tanah itu dan lebih parah lagi sekarang sudah dekat dengan rumah nya.” Ujar Erika.

Dikatakan Erika bahwa dirinya beberapa bulan yang lalu  sudah mengajukan permohonan kedinas terkait untuk bangunkan Tembok Dam ataupun pembatas yang kokoh agar terbisan tanah dapat tertahankan

“Kita sudah ajukan surat permohonan agar  dinas perkim dapat membantu untuk merealisasikan permohanan kita , namun hingga detik ini belum juga ada kabar dari pihak dinas perkim PALI.” Tandas Erika.

Terpisah , Ibu situ Sakima (44) Berstatus single Prent Tersebut Mengatakan  bahwa dirinya sangat cemas karena terbisan tanah yang panjang 20 meter itu hanya berjarak 1 setengah meter dari rumah nya.

Longsor tanah bibiran sungai iri sudah kurang lebih dua bulan dan jika hujan turun lonsoran tanah terus tergerus hingga lonsornya semakin membesar,” ungkapnya.

“Terbisan tanah itu sudah beberapa bulan pak tapi tidak terlalu parah, karena rumah kami deket dengan aliran sungai kami khawatir dan cemas , apalagi sudah satu minggu ini hujan terus terbisan tanah itu menjadi jadi semakin mendekati rumah kami , kami takut pak bahkan saat hujan deras saya nanggis apalagi saya ini janda dan anak saya belum terlalu mengerti apa apa.” Cerita Siti .

Lebih lanjut dikatakan Siti , sebagian tanah yang terbis sudah dipagar oleh kayu dan seng akan tetapi hanya sedkit kayu dan seng nya tidak cukup.

“Saya pernah suruh anak saya dan teman teman nya untuk pasang pagar agar arus aliran air itu tidak mengenakan tanah akan tetapi biaya yang tidak ada hanya mengandalkan kayu dan seng itu pun tidak cukup pak.” Papar siti .

untuk itu dirinya mohon dari pemerintah dapat membantu secepat nya agar rumah nya tidak terbawa terbisan tanah.

“Tolong lah, saya takut  rumah  kami terkena terbisan tanah ,  mau tinggal dimana kami karena ini lah satu satu nya rumah yang dimiliki, Tolong lah Pak.”Pungkas Siti

Saat izin konfirmasi  Via Pesan Whatshap Kepala Dinas Perkim Mengatakan Sedang Dinas Luar, nanti saya akan cek ke lokasih bersama staf, ujarnya namun belum menentukan kapan akan ke lokasih. (Nanang)

Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Kapolres Metro Kunjungi Mapolsek Kalideres

Next

Kepala DPMPTSP Menerima Kunjungan DPMPTSP Sumsel

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2026 — Nusantara Satu. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme