Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Nusantara Satu

Berita Untuk Nusantara

Nusantara Satu

Berita Untuk Nusantara

  • HOME
  • Nasional
    • Tanggerang
    • Jakarta
  • Sumsel
    • Banyuasin
    • Prabumulih
    • Ogan Komering Ilir
    • Ogan Komering Ulu Selatan
    • PALI
  • Kriminal
  • Palembang
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • HOME
  • Nasional
    • Tanggerang
    • Jakarta
  • Sumsel
    • Banyuasin
    • Prabumulih
    • Ogan Komering Ilir
    • Ogan Komering Ulu Selatan
    • PALI
  • Kriminal
  • Palembang
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Subscribe
Close

Search

JakartaKriminal

Kapolres Metro Kunjungi Pondok Pesantren

By redaksi
01/15/2020 2 Min Read
0

Nusantara Satu-Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S Latuheru didampingi Kapolsek Cengkareng Kompol H Khoiri mengunjungi Pondok Pesantren Al Itqon yang berlokasi di Jalan H Selong RT 04/03 Duri Kosambi, Cengkareng Jakarta Barat. Pada kesempatan itu, Kapolres disambut baik oleh KH Mahfudz Asyirun yang juga selaku Rois Syuriah PBNU DKI Jakarta, Selasa (14/01/2020).

Dikunjungan tersebut, Kapolres memperkenalkan diri selaku Kapolres Metro Jakarta Barat dan mohon diterima dan nitip diri. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S Latuheru juga memberikan sambutan kepada Majelis Al Rukhaini Pimpinan Ustadz Syurobil Mahfudz yang merupakan anak dari KH Mahfudz Asyirun.

Sambutannya Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S Latuheru menyampaikan bahwa dimana polisi dan ulama ataupun guru agama mempunyai peranan yang sangat penting dalam menjaga kamtibmas dalam hal ini para ulama berdekatan langsung dengan masyarakat dalam memberikan hal positif di tengah Masyarakat luas sehingga mainset / pola pikir masyarakat dapat melakukan hal baik dalam menjaga lingkungannya.

“Peran Ponpes sangatlah sentral dalam menciptakan figur terutama intelektual yang punya kepribadian bagus ditengah masyarakat karena yang diajarkan di dalam pondok pesantren adalah hal hal yang positif,” ujar Kombes Pol Audie S Latuheru.

Karena ada teori yang mengatakan bahwa setiap manusia berpotensi menjadi pelaku kejahatan maupun korban kejahatan, karena dimana pun kita berada mempunyai konsekuensi oleh sebab itu jika anak anak berada di dalam pondok pesantren memiliki potensi kepribadian yang baik begitu pula jika keberadaan anak anak itu di jalanan yang tidak memiliki bekal ilmu pengetahuan yang positif cenderung akan melakukan tindakan kejahatan.

“Kejahatan itu sebagai penyakit dan untuk pesantren sebagai antibodi. Polisi sebagai dokter yang akan menyuntik menembak serta menangkap jika seseorang itu melakukan tindak kejahatan.” Ucapnya Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S Latuheru.

Polisi tidak bisa berada dibeberapa tempat dalam waktu bersamaan. Diharapkan dengan adanya pengajian di pesantren maka tidak mungkin melakukan hal-hal berupa kejahatan, tambahnya. (IS)

Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Warga Binaan PSAA Menampilkan Atraksi Silat

Next

Firdaus Putra: Banyak Parit yang Rusak

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2026 — Nusantara Satu. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme