Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Nusantara Satu

Berita Untuk Nusantara

Nusantara Satu

Berita Untuk Nusantara

  • HOME
  • Nasional
    • Tanggerang
    • Jakarta
  • Sumsel
    • Banyuasin
    • Prabumulih
    • Ogan Komering Ilir
    • Ogan Komering Ulu Selatan
    • PALI
  • Kriminal
  • Palembang
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • HOME
  • Nasional
    • Tanggerang
    • Jakarta
  • Sumsel
    • Banyuasin
    • Prabumulih
    • Ogan Komering Ilir
    • Ogan Komering Ulu Selatan
    • PALI
  • Kriminal
  • Palembang
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Subscribe
Close

Search

NasionalSumsel

Mentan SYL Jadikan Sumsel Lumbung Bibit Sapi Unggul

By redaksi
12/23/2019 2 Min Read
0

Nusantara Satu-Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) sebagai lumbung ternak dan daging  akan segera terwujud setelah Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyatakan  untuk  Sumatera pembenihan/bibit sapi  unggul akan di fokuskan di Provinsi Sumsel.

Hal itu dikatakan setelah Mentan RI SYL bersama Gubernur Sumsel Herman Deru dan Anggota DPR RI, Percha Leanpuri beserta pejabat terkait meninjau Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak Sembawa (BPTUHPT) Sembawa di BPTUHPT Jalan Peternakan, Lalang Kecamatan Sembawa Kabupaten Banyuasin, Senin (23/12/19).

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo setelah melihat pembibitan dengan luas lahan sebesar 268 Hektar, dia menilai lokasi pembibitan ini sudah maju bahkan dia ingin lebih ditingkatkan lagi agar hasil bibit ini bisa di nikmati oleh masyarakat.

“Ini sebuah keberhasilan tapi jujur saya belum puas ke depan saya mau datang lagi kesini. Tapi kondisinya harus lebih dari yang ada sekarang,” katanya.

Atas keberhasilan itu, dia menyarankan di Sumsel agar menjadi sumber benih/bibit sapi yang akan di sebarkan di pulau Sumatera.

“Kita konsen dulu di sini. Jadi untuk di pulau Sumatera kita fokus di Sumsel,” ungkapnya.

Menteri Pertanian menginginkan ternak sapi yang ada di Banyuasin akan  lebih banyak berkembang biak dari apa yang ada sekarang.

“Jujur saya senang sekali melihat pembibitan disini bahkan kita akan tingkatkan,” tambahnya.

Dia  meminta di lokasi ini bukan hanya pembibitan akan tetapi juga dapat dijadikan pusat pembelajaran  beternak sapi.

“Saya kira disni bukan hanya sapi yang harus dikembangkan akan tetapi pembelajaran dan berternak sapi juga menjadi penting dilakukan,” tutupnya.

Sementara itu, Gubernur Sumsel H. Herman Deru mengaku bangga atas kehadiran Menteri Pertanian yang dapat hadir dan meninjau secara langsung lokasi pembibitan sapi. Terlebih Mentan akan  menjadikan Sumsel sebagi lumbung ternak dan daging  di pulau Sumatera.

“Kita harus membuat gerakan baru mengajak masyarakat untuk percaya bahwa ternak ini adalah salah satu cara untuk menambah nafkah dan penghasilan setiap keluarga,” ucapnya.

Disampimg itu, Gubernur Herman Deru meminta kepada Menteri Pertanian terkait soal penyuluh agar dapat di sebar ke Sumsel dengan keahlian khusus.

“Orang penyuluh yang lama-lama sudah pada pensiun. Jadi kalau pak Menteri punya 50 ribu penyuluh di Kementerian untuk dapat di bagi ke Sumsel terutama bagi penyuluh yang dilapangan dengan keahlian khusus,” katanya.

Mengakhiri sambutannya, Gubernur Herman Deru mengucapkan tetima kasih atas perhatian Pak Menteri terhadap Sumsel.

“Kita harus bangga karena pak menteri sudah meperhatikan hal ini, bukan hanya di administrasi dan teori tapi lebih kepraktek dilapangan,” tutup Herman Deru. (Akip)

Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Mentan RI Tunjuk Sumsel Jadi Provinsi Pertama Pengekspor Pangan di Indonesia

Next

Polres Metro Melaksanakan Upacara dalam Rangka Memperingati Hari Ibu

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2026 — Nusantara Satu. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme