Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Nusantara Satu

Berita Untuk Nusantara

Nusantara Satu

Berita Untuk Nusantara

  • HOME
  • Nasional
    • Tanggerang
    • Jakarta
  • Sumsel
    • Banyuasin
    • Prabumulih
    • Ogan Komering Ilir
    • Ogan Komering Ulu Selatan
    • PALI
  • Kriminal
  • Palembang
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • HOME
  • Nasional
    • Tanggerang
    • Jakarta
  • Sumsel
    • Banyuasin
    • Prabumulih
    • Ogan Komering Ilir
    • Ogan Komering Ulu Selatan
    • PALI
  • Kriminal
  • Palembang
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Subscribe
Close

Search

Sumsel

Wagub Buka Musda IBI Sumsel

By redaksi
12/20/2019 2 Min Read
0

Nusantara Satu-Para kepalan daerah  di 17 Kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) diminta untuk dapat memperhatikan keberadaan para bidan desa (bides) yang ada didaerahnya. Mengingat keberadaan bidan di desa  cukup berat dalam membantu proses persalinan dan sekaligus sebagai ujung tombak dalam memberikan edukasi terkait dengan kesehatan pada masyarakat.

Harapan tersebut diungkapkan Wakil Gubernur Sumsel Ir H. Mawardi Yahya saat meyampaikan sambutan pada Pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) VIII Pengurus Daerah Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Sumsel  yang digelar di Grand Atyasa Convention Centre Palembang, Jumat (20/12/19).

“Para bupati dan walikota harus  faham begitu pentingnya keberadaan   bidan desa. Karena itu buatlah mereka nyaman dalam menjalankan tugas.  Mereka inilah ujung tombak kita dalam   membantu  proses persalinan di desa-desa,” tegasa Mawardi.

Wagub menambahkan, Pemerintah Provinsi Sumsel akan terus  memberikan perhatian bagi para bidan desa melalui Dinas Kesehatan provinsi. Untuk itu dia meminta ada koordinasi yang baik antara  dinas dengan para bidan desa yang ada dilapangan. Terutama terkait dengan angka  kelahiran  bayi di Sumsel dari waktu kewaktu.

“Saya ini pernah menjadi bupati, jadi sangat tahu persis  begitu beratnya tugas bidan desa  apalagi yang  ditugaskan didaeah perairan. Untuk kita kami ucapkan terimakasih atas pengabdian saudara-sudara yang tidak luntur oleh jauhnya jarak dan banyaknya tantangan yang menerpa,” ucap Wagub.

Sementara, Ketua Umum IBI Pusat, Emi Nurjasmi  memberikan apresiasinya  pada Pemprov. Sumsel yang begitu menghargaai  tugas  mulia para bidan desa.

“Dukungan  pemerintah seperti ini sangat penting dalam motivasi tugas  para  bidan  yang ada  di Sumatera Selatan agar dapat berkerja dengan ikhlas dan penuh tanggungjawab,” ucap Emi Nurjasmi.

Dia menyebut  bidan adalah tenaga strategis sebagai ujung tombak  dalam pelayanan kesehatan sekaligus  bertindak selaku  garda terdepan dalam pelayanan kesehatan karena  jaraknya  dengan masyarakat paling dekat.

Keputusan pemerintah membuat sebuah kebijakan menugaskan bidan desa  tersebar di seluruh tanah air. Tujuannya lanjut Emi, tidak lain agar masyarakat  mendapatkan akses cepat dalam pelayanan kesehatan.

“Bidan merupakan sahabat  bagi kaum wanita  dalam mengatasi  semua bentuk masalah  bidang kesehatan dengan cara memberikan asupan, nasehat pada masa prahamil, hamil, proses  bersalin dan  kesehatan lainnya. (AK)

Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Sekda Bacakan Amanat Sekjen Dewan Ketahanan Nasional

Next

Turnamen Voli Lingkungan Hari Ulang Tahun PT. Pusri

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2026 — Nusantara Satu. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme