Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Nusantara Satu

Berita Untuk Nusantara

Nusantara Satu

Berita Untuk Nusantara

  • HOME
  • Nasional
    • Tanggerang
    • Jakarta
  • Sumsel
    • Banyuasin
    • Prabumulih
    • Ogan Komering Ilir
    • Ogan Komering Ulu Selatan
    • PALI
  • Kriminal
  • Palembang
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • HOME
  • Nasional
    • Tanggerang
    • Jakarta
  • Sumsel
    • Banyuasin
    • Prabumulih
    • Ogan Komering Ilir
    • Ogan Komering Ulu Selatan
    • PALI
  • Kriminal
  • Palembang
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Subscribe
Close

Search

Ogan Komering Ilir

Tol Trans Sumatera Potensial Tambah Pendapatan Daerah

By redaksi
11/28/2019 2 Min Read
0

Nusantara Satu-Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel semakin diuntungkan dengan adanya proyek infrastruktur Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Tidak hanya memberi kemudahan arus barang dan orang, Jalan tol juga berpotensi menambah penerimaan bagi daerah ini khususnya dari sektor PBB jalan tol.

Untuk itu, Badan Pengelolaan Pajak Daerah (BP2D) OKI bersama instansi berwenang lainnya; KPP Pratama Kayuagung, Dinas Perizinan, Satpol PP dan Dinas Pertanahan melakukan Pemutahiran data dan pendataan objek pajak khusus PBB jalan tol, di ruas Tol Pematang-Kayuagung, pada Kamis, (28/11).

Dengan pemutahiran itu, Kepala Badan Pengelolaan Pajak Daerah (BP2D) OKI, Suhaimi, AP, M. Si berkeinginan PBB dari jalan tol ini segera memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan daerah.

“Kita sedang lakukan pemutahiran subyek pajak untuk penilaian NJOP bersama tim, juga untuk memperkuat Peraturan Bupati yang sedang dalam proses. Target kita di 2020” ungkap Suhaimi.

Sebagai tahap awal terang Suhaimi, pengenaan pajak akan di terapkan di ruas tol Pematang-Kayuagung  sepanjang 77 km.

“Karena tol Kayuagung-Palembang (33 km) masih tahap pengerjaan,” Kata dia.

Ditanya soal proyeksi besaran yang didapat Pemkab OKI dari sektor PBB jalan tol ini Suhami mengungkap masih dalam proses penetapan NJOP.

“Untuk besaran penerimaan kita masih hitung-hitung NJOPnya bersama KPP Pratama,” katanya.

Berkaca dari daerah lain yang telah memperoleh hasil, Suhami optimis.

“Seperti Kota Semarang Jawa Tengah yang berhasil meraup Rp700 juta per tahunnya dari ruas sepanjang 7,8 kilo meter. Tapi tentu NJOP di Semarang dan di OKI berbeda,” terang dia.

Selain dari sektor PBB, pekerjaan proyek pembangunan jalan tol Pematang Panggang-Kayuagung juga telah berkontribusi dari sektor pajak mineral bukan logam dan bebatuan atau pajak galian C. Hutama Karya dan Waskita Karya selaku pemegang lesensi proyek mempunyai kewajiban kepada Pemkab OKI mencapai 24 Milyar Rupiah.

“Dari jumlah itu, yang telah disetorkan tahap pertama oleh pihak rekanan Hutama Karya ke kas Pemkab OKI mencapai Rp 20 Milyar dan menyisakan piutang sekitar 4 Milyar,” jelas dia.

Pemkab OKI menurut Suhaimi memberikan apresiasi kepada pihak Hutama Karya dan Waskita Karya yang telah kooperatif dalam pembayaran pajak galian C kepada daerah.pungkasnya. (Neng isah/ukik)

Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Hj. Lindasari, Perempuan Pejuang Kabupaten Layak Anak

Next

Kakanwil Kemenag Sumsel Sandang Gelar Doktor

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2026 — Nusantara Satu. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme