Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Nusantara Satu

Berita Untuk Nusantara

Nusantara Satu

Berita Untuk Nusantara

  • HOME
  • Nasional
    • Tanggerang
    • Jakarta
  • Sumsel
    • Banyuasin
    • Prabumulih
    • Ogan Komering Ilir
    • Ogan Komering Ulu Selatan
    • PALI
  • Kriminal
  • Palembang
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • HOME
  • Nasional
    • Tanggerang
    • Jakarta
  • Sumsel
    • Banyuasin
    • Prabumulih
    • Ogan Komering Ilir
    • Ogan Komering Ulu Selatan
    • PALI
  • Kriminal
  • Palembang
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Subscribe
Close

Search

Jakarta

P3S Melakukan Peninjauan Terhadap Gepeng

By redaksi
11/13/2019 1 Min Read
0

Nusantara Satu-Petugas Satgas Pelayanan, Pengawasan, dan Pengendalian Sosial (P3S) Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, Posko Karet Bivak melakukan penjangkauan terhadap gelandang pengemis (gepeng) yang berpura-pura pincang. Mengetahui adanya petugas P3S, pengemis tersebut pun kemudian lari kencang.

“Jadi ini memang ada laporan dari masyarakat, adanya gepeng yang pincang di sekitaran Jalan Gelora, dekat SMA 24 Jakarta. Tadi sempat ada perlawanan, tapi sudah tertangani dan tanpa adanya kekerasan,” ungkap Komandan Regu (Danru) Petugas P3S Sudin Sosial Jakarta Pusat, Posko Karet Bivak, Andri Subhan, pada hari Selasa (12/11/2019).

Andri mengatakan, gepeng bernama Harianto (49 thn) yang berasal dari Pariaman, Sumatera Barat, sudah pernah terjangkau. Dengan kasus yang sama, Harianto sengaja membungkus kakinya dengan plastik dan dibalut dengan obat merah.

“Awalnya memang terlihat seperti orang pincang. Di lampu merah ia minta uang dengan menggunakan gayung. Pas dia lihat kita, di lari seperti orang normal kalau sedang lari,”terang Andri Subhan.

Oleh tim TRC 01, Harianto dirujuk ke Panti Sosial Bina Insan (PSBI) Bangun Daya 1  untuk mendapatkan pelayanan dan pembinaan lebih lanjut.

“Disana dia (Harianto) diassesment, dibina dan diberi pembekalan. Kalau misalkan dia bukan orang Jakarta, mungkin dia akan dipulangkan ke kampungnya. Biasanya pihak panti nanti menginfokan ke dinas sosial setempat di daerahnya,”utup Andri Subhan, Komandan Regu (Danru) Petugas P3S Sudin Sosial Jakarta Pusat. (IS)

Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Kabupaten OKI Merencanakan Pengembangan Kota Metropolitan

Next

Aliansi Buruh Melakukan Aksi Konvoi Damai

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2026 — Nusantara Satu. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme