Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Nusantara Satu

Berita Untuk Nusantara

Nusantara Satu

Berita Untuk Nusantara

  • HOME
  • Nasional
    • Tanggerang
    • Jakarta
  • Sumsel
    • Banyuasin
    • Prabumulih
    • Ogan Komering Ilir
    • Ogan Komering Ulu Selatan
    • PALI
  • Kriminal
  • Palembang
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • HOME
  • Nasional
    • Tanggerang
    • Jakarta
  • Sumsel
    • Banyuasin
    • Prabumulih
    • Ogan Komering Ilir
    • Ogan Komering Ulu Selatan
    • PALI
  • Kriminal
  • Palembang
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Subscribe
Close

Search

Sumsel

Pemerintah Apresiasi Pencak Silat NU

By redaksi
03/15/2019 1 Min Read
0

Nusantara Satu-Madrasah Kader nahdatul Ulama (MKNU), Pimpinan Wilayah Pencak Silat NU Sumatera Selatan, di gelar di Asrama Haji, Kelurahan Talang Betutu, Kecamatan Sukarami, Palembang, Jumat (15/3).

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Pemprov, Sumsel, Ahmad Najib, mengatakan, kegiatan ini adalah salah satu upaya atu meningkatkan disiplin dan pemersatu.

“Pencak Silat NU Pagar Nusa ini sudah lama terbentuk. peran ulama NU menjadi bagian dari bangsa kita. Kita apresiasi kegiatan ini,” katanya.

Sementara itu, Ketum Pencak Silat NU Pagar Nusa, Nabil Haroen, menuturkan, bahwa MKNU adalah pengkaderan Ulama Pagar Nusa.

“Disini kita menanamkan rasa cinta tanah air dan menumbuhkan sikap toleransi,” ungkapnya.

Pimpinan Wilayah Pencak Silat NU Pagar Nusa, Sumsel, Emi Sumirta, menambahkan, yang ikut dalam MKNU ini berjumlah 113 peserta Se-Sumsel.

“Kegiatan ini menyikapi perkembangan akhir-akhir. Jadi kita memberikan pemahaman tentang NU terutama kader Pagar Nusa. Kita mantapkan lagi, kader NU terutama Pagar Nusa karen sekarang bnyak hoaks, fitnah. Itu Tidak elok, menjelek jelekan,” katanya.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, tidak mau ada penyusup di NU. Kalau mengaku NU, tapi menjelekan. Itu bukan kader NU Pagar Nusa. ekarang ancaman ideologi. Kebersamaan, kita hormati yang berbeda agama.

“Pemahaman NU di Sumsel jika dibandingkan Jawa,  sedikit tertinggal. Jadi perlu dilakukan berbagai kegiatan terkait pemahaman tentang NU,” ujarnya. (M. Akip)

Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Kakanwil Sumsel: Masjid Harus Bebas Politik

Next

Ahmad Najib: MKNU Pemersatu Bangsa

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2026 — Nusantara Satu. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme