Ketua TP PKK Membuka Bimtek Literasi Informasi Perpustakaan Kota Palembang

Nusantara Satu-Ketua TP PKK sekaligus Bunda Literasi Kota Palembang, Hj Dewi Sastrani, saat membuka secara resmi Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Informasi Perpustakaan Kota Palembang Tahun 2026 di Ruang Audio Visual Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Palembang, Senin (2/11/2026).

Dalam kesempatan itu, Dewi menekankan bahwa kegiatan Bimtek tidak boleh hanya menjadi agenda peningkatan kapasitas peserta, tetapi juga harus melahirkan agen-agen literasi yang mampu mengedukasi masyarakat di lingkungan masing-masing.

Ia berharap para peserta, mulai dari pustakawan hingga pengelola pojok baca, dapat mengambil peran aktif dalam membangun budaya literasi, sekaligus menjadi penggerak perubahan di tengah masyarakat.

Menurutnya, kemampuan mengolah informasi perlu diperkenalkan kepada seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak, ibu-ibu di lingkungan RT/RW, kalangan remaja, hingga para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Kita ingin mewujudkan masyarakat Kota Palembang yang tidak hanya sekadar bisa membaca, tetapi masyarakat yang literat—masyarakat yang kritis, kreatif, dan komunikatif,” tegas Dewi.

Ia juga mengingatkan pentingnya mengubah paradigma masyarakat dalam memandang keberadaan perpustakaan. Perpustakaan tidak boleh lagi dianggap sekadar bangunan penyimpanan buku, melainkan harus berkembang menjadi ruang pembelajaran, pengembangan kreativitas, dan pusat informasi bagi masyarakat.

“Perpustakaan masa kini adalah pusat peradaban, pusat inovasi, dan jantung literasi masyarakat,” ujar Dewi.

Dia menambahkan, literasi informasi saat ini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kompetensi dasar yang harus dimiliki setiap warga. Masyarakat tidak cukup hanya mampu menemukan informasi, tetapi juga harus memiliki kecakapan untuk memeriksa kebenaran, menilai keakuratan, serta menggunakannya secara bertanggung jawab.

Kemampuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata dalam kehidupan sehari-hari, baik untuk meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas wawasan, maupun mendorong kemajuan ekonomi masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Dewi juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat melalui Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) serta Gubernur Sumatera Selatan melalui Dinas Perpustakaan Provinsi Sumatera Selatan atas dukungan pengembangan perpustakaan di Kota Palembang.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui bantuan buku, mebeler, dan perangkat komputer bagi perpustakaan kelurahan serta Taman Bacaan Masyarakat (TBM) di Kota Palembang.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kota menjadi bagian penting dalam memperluas akses masyarakat terhadap sumber pengetahuan dan meningkatkan kualitas layanan perpustakaan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *