PRABUMULIH – Pemerintah Kota Prabumulih melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) terus melakukan inovasi dalam tata kelola ketenagakerjaan. Langkah terobosan terbaru yang diambil adalah menetapkan PT PDC sebagai proyek percontohan (pilot project) sistem penerimaan tenaga kerja yang transparan, akuntabel, dan dapat dipantau langsung oleh masyarakat.
Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut atas aspirasi berbagai elemen masyarakat, aktivis, dan insan pers yang menuntut keterbukaan lapangan kerja di Kota Prabumulih. Pada Selasa, 28 April 2026, sejumlah perwakilan masyarakat dan awak media mendatangi Kantor Disnaker untuk menyerahkan surat tembusan terkait transparansi rekrutmen yang diterima langsung oleh Kepala Disnaker Prabumulih, Sanjay Yunus, SH., MH.
Penyerahan aspirasi tersebut bertujuan memastikan hak-hak tenaga kerja lokal terlindungi serta memastikan sistem rekrutmen perusahaan di Prabumulih bersih dari praktik non-prosedural maupun intervensi pihak luar.
Disnaker Prabumulih berencana meluncurkan program rekrutmen yang memanfaatkan media sosial sebagai sarana pengawasan publik. Rangkaian proses yang akan diterapkan dalam pilot project ini meliputi:
- Pengumuman Terbuka: Lowongan kerja dipublikasikan secara resmi melalui kanal media sosial Disnaker (Instagram, TikTok, dll) guna menjamin kesetaraan akses informasi.
Seleksi Administrasi: Verifikasi berkas dilakukan secara objektif sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan.
Transparansi Peserta: Daftar peserta yang lolos tahap administrasi akan diumumkan secara terbuka. - Uji Kompetensi Live: Tahapan tes tertulis atau uji kompetensi akan disiarkan secara langsung (live streaming) melalui media sosial resmi Disnaker.
- Transparansi Nilai: Hasil nilai tes akan disiarkan secara langsung saat itu juga untuk menghindari manipulasi data.
- Pengumuman Real-Time: Hasil kelulusan akhir akan diumumkan secara terbuka dan langsung melalui platform digital.
Walikota Prabumulih, H. Arlan, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menciptakan ekosistem kerja yang jujur dan berkeadilan.
“Dengan sistem yang terbuka dan disiarkan secara langsung, kita ingin memastikan tidak ada ruang untuk praktik ‘titipan’. Semua murni berdasarkan kemampuan dan kompetensi calon tenaga kerja,” tegasnya.
Jika proyek percontohan di PT PDC ini berhasil, model rekrutmen transparan ini akan dijadikan standar baku bagi seluruh perusahaan yang beroperasi di wilayah Kota Prabumulih. Sinergi antara pemerintah, legislatif, perusahaan, tim independen, serta pengawasan dari insan pers dan aktivis diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan publik dan memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat lokal.











