RSUD Tugu Jaya Melaksanakan Akreditasi
Nusantara Satu-Pembukaan acara survei re-akreditasi di RSUD Tugu Jaya Selasa (20-4-2024) dilaksanakan oleh Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Damar Husada (LARS DHP) yang dihadiri oleh perwakilan Staf Ahli Bupati, Inspektorat, Komisi 4 DPRD OKI, Camat Lempuing, Camat Lempuing Jaya dan Kapolsek Lempuing.
Di hari pertama kegiatan dilakukan presentasi oleh Direktur RSUD Tugu Jaya, dr. Muhamad Tito Aristian dan dilanjutkan dengan wawancara pimpinan beserta jajaran direksi RSUD Tugu Jaya. Sementara untuk hari berikutnya kegiatan survei akreditasi berlangsung secara luring (luar jaringan) di RSUD Tugu Jaya.
Akreditasi ini berlangsung secara daring (dalam jaringan) dan luring (luar jaringan) yang dilaksanakan selama dua hari yaitu tanggal 24 dan 25 April 2024. Lalu ada Ketua Tim Surverior Layla Izzatul Khuriyati, Yetty Parwati dan serta seluruh dokter maupun pegawai RSUD Tugu Jaya.
Dikatakan Ketua Tim Akreditasi Interal RSUD Tugu Jaya, H. Peniza Suliati menjelaskan kegiatan penilaian akreditasi tahun 2024 ini merupakan salah satu program dari pemerintah untuk menilai kesiapan rumah sakit dalam peningkatan mutu dan keselamatan pasien.
Menurutnya, dalam penilaian ulang dari LARS-DHP, seluruh jajaran manajemen dan staf RSUD Tugu Jaya telah melakukan persiapan sejak untuk dinilai melalui proses daring.
“Dari penilaian akreditasi daring ini, surveyor telah mengatakan dari segi dokumen sudah baik, lalu pada tanggal 25 April dilaksanakan penilaian secara luring atau langsung apakah sudah sesuai dokumen atau tidak,” katanya.
Adapun proses penilaian akreditasi tambahnya, ada tiga bidang yaitu dari segi menejerial, kemudian dari segi medis dan Keperawatan.
“Tentunya harapan kita semua RSUD Tugu Jaya mendapat status paripurna dan terpenting pelayanan di masyarakat juga paripurna,” tegas dia.
Sementara itu, Direktur RSUD Tugu Jaya, Muhamad Tito Aristian mengatakan status akreditasi adalah wajib sesuai disyaratkan perundang-undangan atas status sebuah Rumah Sakit.
“Akreditasi sangatlah penting, karena syarat untuk MoU dengan pihak BPJS. Sehingga kalau sudah MoU. Maka akan meningkatkan mutu pelayanan di RSUD tugu jaya. Tentunya besar harapan kami hasil yang diperoleh oleh survey optimal,” ungkap Tito Aristian pungkasnya.(Ukik)