Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Nusantara Satu

Berita Untuk Nusantara

Nusantara Satu

Berita Untuk Nusantara

  • HOME
  • Nasional
    • Tanggerang
    • Jakarta
  • Sumsel
    • Banyuasin
    • Prabumulih
    • Ogan Komering Ilir
    • Ogan Komering Ulu Selatan
    • PALI
  • Kriminal
  • Palembang
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • HOME
  • Nasional
    • Tanggerang
    • Jakarta
  • Sumsel
    • Banyuasin
    • Prabumulih
    • Ogan Komering Ilir
    • Ogan Komering Ulu Selatan
    • PALI
  • Kriminal
  • Palembang
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Subscribe
Close

Search

Uncategorized

Pembinaan Ideologi Pancasila untuk Perkuat Gerakan Nasional Revolusi Mental

By redaksi
08/02/2021 1 Min Read
0

Bengkulu, nusantarasatu.co.id – Dalam rangka penguatan pembentukan dan evaluasi Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM), Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI) melalui Ditjen Politik dan Umum menggelar Rapat Sinkronisasi Program Kegiatan terkait Pembinaan Ideologi Pancasila dan Sinergitas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, secara virtual, Senin (2/8).

Rapat ini diikuti Direktur Jenderal Politik dan Umum Kemendagri RI, elemen masyarakat serta perwakilan dari pemerintah daerah se-Indonesia.

Sekertaris Daerah Provinsi Bengkulu Hamka Sabri yang mengikuti Rapat tersebut secara virtual dari ruang VIP Pola Provinsi Bengkulu mengatakan, rapat tadi merupakan rencana aksi yang berisi strategi yang dilakukan untuk penguatan pembentukan dan evaluasi Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM).

Selain itu, ujarnya, sebagai bentuk pembinaan ideologi Pancasila antara pemerintah pusat dan daerah.

“Intinya itu integritas, kerja keras,” sebut Sekda Hamka Sabri, usai acara.

Hamka mengungkapkan, guna membina ideologi Pancasila kepada masyarakat, maka direncanakan untuk memasukan materi pelajaran wajib di sekolah yaitu pendidikan Pancasila.

Dirinya sangat setuju akan hal itu, bahkan dalam video conference dengan perwakilan Kemendagri RI tadi, Sekda Hamka juga menyarankan untuk memasukan juga materi wajib dalam sekolah yaitu Sejarah Bangsa Indonesia.

“Sehingga adanya materi pendidikan wajib Pancasila dan Sejarah Bangsa dapat menumbuhkan dan membina ideologi bangsa kita mulai generasi muda,” pungkasnya.

Tags:

pemprov bengkulu
Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

HD Minta 572 Mahasiswa KKN UMP Jadi Agen Literasi Prokes, Vaksinasi dan Oksigen Gratis

Next

Insan Pers di Sumsel Terima Bansos dari Herman Deru

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2026 — Nusantara Satu. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme