Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Nusantara Satu

Berita Untuk Nusantara

Nusantara Satu

Berita Untuk Nusantara

  • HOME
  • Nasional
    • Tanggerang
    • Jakarta
  • Sumsel
    • Banyuasin
    • Prabumulih
    • Ogan Komering Ilir
    • Ogan Komering Ulu Selatan
    • PALI
  • Kriminal
  • Palembang
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • HOME
  • Nasional
    • Tanggerang
    • Jakarta
  • Sumsel
    • Banyuasin
    • Prabumulih
    • Ogan Komering Ilir
    • Ogan Komering Ulu Selatan
    • PALI
  • Kriminal
  • Palembang
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Subscribe
Close

Search

Ogan Komering Ulu Selatan

Bupati OKU Selatan Hadiri Peresmian Kick Off Food Estate “Petani Bela Negeri”

By redaksi
05/28/2021 2 Min Read
0

Nusantara Satu-Bupati OKU Selatan Popo Ali M.,B.Com., Hadiri Peresmian Kick Off Food Estate “Petani Bela Negeri” Agrosolution Sumatera Selatan, bersama Guberbur Sumatera Selatan H. Herman Deru serta Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo bertempat di Desa Paguyut Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir, Jumat (28/05/2021).

Lima Kabupaten di Sumatera Selatan (Sumsel) termasuk Ogan Ilir menjadikan Sumsel sebagai provinsi penyanggah ketahanan pangan nasional. Hal ini diungkapkan langsung Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di acara kick off Food Estate “Petani Bela Negeri Agrosolution”.

Program Food Estate ini upaya menjaga ketahanan pangan. Memiliki potensi SDA dan di dukung lima kabupaten penghasil pangan, menjadikan Sumsel sebagai provinsi penyanggah ketahanan pangan nasional,” ujar Syahrul.

Dijelaskannya, program Food Estate di Sumsel akan di fokuskan pada lima daerah yakni Kabupaten Ogan Ilir (OI), Ogan Kemering Ilir (OKI), Ogan Kemering Ulu Selatan (OKUS), Ogan Kemering Ulu Timur (OKUT) dan Banyuasin.

Lima daerah di Sumsel ini akan memberikan kontribusi besar dalam mewujudkan ketahanan pangan Nasional Tak hanya itu, dalam sambutannya, Mentan RI juga mendorong Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk bekerja dengan keras mensukseskan program Food Estate.

“Kita mendorong daerah melalui program Food Estate untuk melakukan ekspor pangan. Ini bisa kita wujudkan jika program Food Estate sukses,” tegasnya.

Mentan RI juga menjelaskan, sektor pangan menjadi komoditi yang tidak terdampak selama pandemi Covid-19. Komoditas aman tersebut seperti, beras, jagung, bawang merah, bawang putih, cabai besar, cabai rawit, daging sapi atau kerbau, gading ayam, telur ayam ras dan minyak goreng.

Sementara itu, Gubernur Sumsel, H. Herman Deru mengatakan, lima kabupaten yang termasuk dalam program Food Estate ini harus bekerja keras, kerja serius dalam berkontribusi mewujudkan ketahanan pangan nasional.

“Lima daerah di Sumsel ini berkontribusi dalam menjamin ketersediaan kebutuhan pangan pokok bagi 273 juta penduduk Indonesia,” ucap Gubernur Sumsel.

Selanjutnya Gubernur Sumsel mengatakan, berbagai persoalan petani yang sering terjadi menyangkut masalah lahan dan pupuk. Bermitra dengan Pupuk Sriwidjaja (Pusri), menjadi solusi yang dilakukan pemerintah dalam menjamin ketersediaan pupuk.

“Semua pihak bergotong-royong menyerap padi petani. Kita membeli dengan Bulog. Tujuannya untuk menjamin penyerapan hasil panen petani Sumsel,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Pusri Palembang, Tri Wahyudi Saleh menjelaskan, Pusri memiliki dua pabrik yang telah berusai 47 tahun.

“Kami siap mensupport program pemerintah daerah dan pusat. Kami 100 persen support program Food Estate,” ungkapnya.

Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Ketua TP PKK OKU Selatan Terima Audensi Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumsel

Next

Lantik 8 JPT, Bupati OKI Minta Akselerasi Kinerja

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2026 — Nusantara Satu. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme