Nusantara Satu-Pemkot Palembang kembali akan menata keberadaan pedagang di Pasar km 5. Hal itu menyusul seringnya timbul kemacetan di Pasar km 5 disebabkan pedagang yang berjualan di dalam pasar beralih di luar tempat lapangan parkir.
“Kita akan atur sedemikian rupa agar seluruh pedagang masuk ke dalam, karena bisa terlihat apabila tempat parkir dipakai oleh pedagang tentunya pembeli akan parkir di luar area pasar sehingga membuat jalan macet,” kata Wawako Palembang, Fitrianti Agustinda, Jumat (24/7/2020).
Apakah akan melakukan peninjauan ke pasar-pasar, Wakil Wali kota Palembang dua periode ini menyampaikan, pihaknya saat ini mengurangi pertemuan secara fisik karena mengingat Palembang kembali masuk zona merah.
“Kami tidak ingin kehadiran di pasar-pasar nantinya bakal menambah penyakit. Untuk itu perlu dibatasi kegiatan ini agar tidak terjadi penumpukan massa,” ucapnya.
Dirinya juga meminta pedagang untuk tidak khawatir, yang memang tidak diperbolehkan berjualan di luar atau lapangan parkir untuk di dalam telah disiapkan. Dari hitungan dinas perdagangan, dan PD pasar masih ada lapak yang bisa digunakan. Bahkan masih ada lahan yang dipergunakan untuk para pedagang.
“Mohon pengertiannya, sebenarnya tidak ada untuk memutus pendapatan perekonomian masyarakat Palembang. Tapi harus dipahami kondisi ini tidak memungkinkan. Bukannya tidak memiliki hati nurani tapi pedagang harus memahami itu,” pungkasnya.











