Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Nusantara Satu

Berita Untuk Nusantara

Nusantara Satu

Berita Untuk Nusantara

  • HOME
  • Nasional
    • Tanggerang
    • Jakarta
  • Sumsel
    • Banyuasin
    • Prabumulih
    • Ogan Komering Ilir
    • Ogan Komering Ulu Selatan
    • PALI
  • Kriminal
  • Palembang
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • HOME
  • Nasional
    • Tanggerang
    • Jakarta
  • Sumsel
    • Banyuasin
    • Prabumulih
    • Ogan Komering Ilir
    • Ogan Komering Ulu Selatan
    • PALI
  • Kriminal
  • Palembang
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
Subscribe
Close

Search

Palembang

Sekda Minta Kepala BPPD untuk Menunda Pembahasan Pajak Sepeda di Palembang

By redaksi
07/23/2020 2 Min Read
0

Nusantara Satu-Wacana penerapan pajak sepeda oleh Badan Pengelola Pajak Daerah (BPPD) Kota Palembang mendapat tanggapan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Ratu Dewa.

Dewa meminta Kepala BPPD menunda wacana penerapan pajak sepeda, yang saat ini mencuat ke permukaan publik.
“Saya sudah coba komunikasikan ke kepala BPPD, coba dipending dulu pembahasan pajak sepeda,” ungkapnya, Rabu (22/7).

Dewa menerangkan, salah satu syarat untuk penerapan pajak sepeda ini, harus dilihat dulu pelayanan yang telah diberikan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang kepada komunitas dan pengguna sepeda.

“Jadi itu dulu yang kita tampilkan, cak mano space dan rute jalan yang kita sajikan, pelayanan apa termasuk parkir sepeda, jika itu sudah tertib baru bisa berjalan. Jadi itu dipending dulu oleh BPPD, barulah setelah itu kuta bagas lagi,” ungkapnya.

Pembahasan tersebut butuh proses dan butuh waktu. Karena itu harus dibahas serta dikaji secara komperhensif dari seluruh stakeholder.

“Bahasnya itu harus terlibat galo, komunitas diajak bicara, tidak bisa secara sepihak,” terangnya.

Saat ini sambung Dewa, pihaknya sedang membahas terkait fasilitas para sepeda dan akan merevisi jalur sepeda yang telah ada saat ini.

“Jika SK Perwali lama hanya di kawasan Kambang Iwak dan Kapt. Arivai, kedepan akan kita tambah lagi, dari BKB-Jakabaring, POM IX-Sumpah Pemuda, Kapt. Arivai-Angkatan 45. Nanti akan kita buat marka khusus,” ulasnya.

Sebelumnya, wacana penerapan pajak sepeda, masuk kajian BPPD Kota Palembang. Dimana, fenomena sepeda yang terjadi saat ini, berpotensi menjadi pendapatan daerah baru bagi kota pempek ini.

Kepala BPPD Kota Palembang, Kgs. Sulaiman Amin menerangkan, masih mencari aturan terkait pajak sepeda atau yang dulu disebut peneng.

“Kita cari dulu aturannya dan akan kita bahas,” terangnya.

Sulaiman mengatakan, penerapan pajak sepeda masih jadi bahasan. Karena sifatnya retribusi, maka dirinya akan berkoordinasi dengan pihak Dinas Perhubungan.

“Kita lihat dulu, apakah fenomena ini bersifat permanen atau hanya musim-musiman, takutnya ini tidak lama,” ungkapnya.

Author

redaksi

Follow Me
Other Articles
Previous

Gubernur Sumsel Mendukung Penuh Penyelesaian Konflik Masyarkat Desa Betung

Next

Walikota Palembang Sambut Kedatangan Kunker DPR RI Komisi IV

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2026 — Nusantara Satu. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme