Nusantara Satu-Meski beberapa daerah di Indonesia sudah memperpanjang sistem pembelajaran dari rumah hingga 1 Juni 2020, namun Dinas Pendidikan Kota Palembang baru akan mengumumkan perpanjangan libur melalui video conference Senin, 20 April 2020 mendatang. Hal ini dikatakan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Ahmad Zulinto, ketika dikonfirmasi, Sabtu (18/4).
“Karena vidio conference sedikit mengalami permasalahan, maka untuk pengumuman perpanjang libur pihak Disdik akan mencari solusinya, bersama koordinator wilayah (korwil) dan kepala sekolah tingkat SD dan SMP,” ungkap Zulinto.
Terkait perpanjangan sistem pembelajaran dari rumah ini, pihaknya masih melihat kondisi sampai 25 April 2020, jika penyebaran Covid-19 masih membahayakan, maka perpanjangan libur dilaksanakan.
“Sedangkan untuk selanjutnya kita melihat kondisi keadaan apakah masih suasana bahaya atau masih aman. Kalau suasana covid-19 masih zona berbahaya sudah pasti libur kita akan perpanjang,” tegasnya.
Zulinto menekankan, agar komunikasi antara orang tua, guru, dan siswa selama libur ini harus tetap berjalan. Hal ini agar, anak didik tetap dalam kondisi belajar di rumah, sehingga anak didik tidak terlena dengan libur panjang akibat wabah virus korona atau Covid-19 tersebut.
Perlu diketahui, kebijakan pemerintah menertibkan sistem pembelajaran di rumah ini bukan untuk liburan. Orang tua harus memastikan anak mereka, tetap berada di rumah agar terhindari dari penularan Covid-19, sedangkan guru tetap memantau murid mereka melalui orang tua yang mendampingi anak mengerjakan tugas.
“Tugas sekolah dan belajar mengajar hanya berpindah dari sekolah ke rumah. Orang tua tidak membiarkan anak-anak berkeliaran di luar rumah karena sangat rawan. Orang tua dan guru mempunyai tanggungjawab untuk mengawasi anak – anak tidak keluyuran,”ujarnya.











