Beranda PALI Proyek Hantu Melenggang di Kabupaten PALI

Proyek Hantu Melenggang di Kabupaten PALI

549
0

Nusantara Satu-Masyarakat sangat senang dengan di renovasinya lapangan Gelora 10 November kabupaten Pali, terutama para pemain bola kaki. Sebelumnya lapangan bola tersebut sering banjir jika hujan lebat turun, di karenakan lapangan lebih rendah dari jalan yg mengelilingi lapangan tersebut.

“Proyek pengerjaan penimbunan lapangan  tersebut yang tentunya menggunakan aggaran cukup besar,”ungkap RM (33).

Kamis 25/07/2019 Tim analis Kabupaten PALI di datangi beberapa warga yang mengatakan perihal penimbunan lapangan bola kaki tersebut yang sering di bilang dengan sebutan Gelora 10 November.

Beberapa warga yang enggan di sebut namanya mengatakan ada proyek hantu di Gelora, setelah mendapat laporan Tim Analis langsung kroscek ke lapangan untuk melihat kebenaran tersebut.

Ternyata benar adanya yang di katakan masyarakat,pekerjaan penimbunan tersebut menggunakan alat berat Exsafator dan Douser serta untuk mengangkut tanah untuk penimbunan menggunakan mobil teronton warna oren yang pintu sebelah kanannya ada stiker lebel pertamina.

Tim analis langsung mencari kebenaran ini proyek siapa yang mengerjakannya dari istansi pemerintah atau Pihak Pettamina di karenakan gelora masih dalam kawasan Pertamina pendopo kabupaten Pali.

Keri adalah salah satu staf humas Pertamina pendopo kabupaten Pali, melalui telepon hp kami menanyakan pekerjaan tersebut pertamina atau siapa yang punya pekerjaan tersebut.

Keri mengatakan, proyek tersebut bukan milik pertamina, itu milik Pemerintah Pali, namun saya tidah tau jelas dari dinas apa.

“Adapun yang di bilang Resti melalui via telepon salah satu Staf PU, itu Milik dinas Perumahan dan Pemukiman Rakyat (PERKIM). Lalu tim Analis menghubungi pihak Dinas PERKIM  melalui what ap Junaidi Staf PNS dinas PERKIM,”katanya.

Kk rehap lapangan gelora  itu anggaran pu apo perkim, Junaidi Prkem: bukan PERKIM bos, kalau dak salah pertamina atau swadaya masyarakat bos. Oh gitu,,oke tengs, Junaidi Prkem: sip bos…

Lalu Tim analispun berkordinasi dengan masyarakat kembali, apa memang ini Swadaya Masyarakat.

“Masyarakatpun bingung ngak mungkin ini tidak mungkin ini Swadaya Masyarakat, bukan kecil biaya untuk pekerjaan penimbunan ini,”ungkap, Ay K (25).

Trus ini Proyek siapa dong, mana papan Palang Proyek tidak ada, ini salah satu membuat masyarakat setempat bingung.

Jika pekerjaan ini dari istansi Pemerintah Pali pasti di pihak ketigakan alias di kerjakan oleh kontraktor.ujar Rmh(23).

Na jika kontraktor yang mengerjakannya Papan informasi tidak di pasang, bearti ini ada dugaan Proyek Hantu.tambahnya. (Nanang Paulus)

Artikulli paraprakMasyarakat Bersuara Tentang Pembangunan Drainase di Sumberejo
Artikulli tjetërEmbarkasi Palembang Berangkatkan 8.509 JCH

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini