Beranda Palembang Pemkot Palembang Terus Memberdayakan Perekonomian UMKM

Pemkot Palembang Terus Memberdayakan Perekonomian UMKM

293
0

Nusantara Satu-Pemerintah kota (Pemkot) Palembang terus memberdayaan perekonomian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di tengah kondisi pandemi.

Program pemberdayaan ekonomi tersebut dilaksanakan oleh Telkomsel dan Rumah Zakat merupakan wujud nyata bagi masyarakat UMKM yang sangat membutuhkan pinjaman modal usaha.

“Kegiatan ini sangat bagus sekali dalam membantu masyarakat kecil, seperti kita ketahui Telkomsel dan Rumah Zakat dalam membantu masyarakat kecil dalam memajukan usaha mereka. Maka dari itu ditengah kondisi seperti ini saya mengajak mengajak kepada banyak pihak bergabung guna membantu mereka dalam memajukan usaha mereka,” ungkap Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda, Kamis (15/10).

Selain itu,Pemkot Palembang sendiri juga memiliki program bantuan UMKM dimana pada tahun ini ada 4 ribu yang akan dibantu melalui pinjaman tanpa bunga dan agunan.

“Bagi mereka yang belum mengetahui bagaimana proses peminjaman tersebut silakan datang ke Kecamatan masing-masing,” jelasnya.

Manager Branch Telkomsel Palembang, Samsuriza menambahkan jika kegiatan ini baru pertama kali dilakukan dikota Palembang. Dengan kondisi pandemi COVID-19 turut berdampak bagi sektor ekonomi di Indonesia, tak terkecuali di Sumatera Selatan.

“Maka dari itu, Telkomsel berkolaborasi bersama berbagai pihak, salah satunya Rumah Zakat, untuk dapat berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian masyarakat,” jelasnya.

Output dari program Desa Berdaya ini diharapkan akan mampu membantu memulihkan perekonomian negeri, yang manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat secara luas.

“Untuk Provinsi Sumsel, Desa tempat program dilaksanakan yaitu Kelurahan 8 Ilir, Ilir Timur III, Palembang. Kelurahan dengan luas 750 hektar ini didiami 22.000 penduduk yang mayoritasnya adalah pedagang. Selama program berlangsung, masyarkaat Kelurahan Ilir 8 mendapat bantuan pemberdayaan usaha,” ungkapnya.

Bantuan tidak terbatas pada bantuan modal, namun mencakup pelatihan dan pembinaan, pembangunan sarana usaha, pengembangan produk hingga pendampingan usaha selama satu tahun.

Pada kesempatan yang sama, Telkomsel bersama Rumah Zakat serta masyarakat kelurahan 8 Ilir turut membentuk Badan Usaha Milik Masyarakat (BUMMAS) di kelurahan tersebut.

“BUMMAS ini diharapkan menjadi sebuah media yang menyatukan kekuatan serta asset yang dimiliki masyarakat. Dengan semangat kolaborasi, BUMMAS ini diharapkan mampu memperkuat pemberdayaan dan kemandirian di Desa Berdaya kelurahan 8 Ilir, agar nantinya taraf ekonomi masyarakat akan meningkat,” tuturnya.

Artikulli paraprakKembali Buruh dan Mahasiswa Menggelar Ujuk Rasa
Artikulli tjetërSiapkan Kawasan Wisata Kuliner, Pemkot Lakukan Penataan Kawasan 26 Ilir

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini