Beranda PALI Pemerintah PALI Memperhatikan Pembangunan Dibidang Infrastruktur

Pemerintah PALI Memperhatikan Pembangunan Dibidang Infrastruktur

144
0

Nusantara Satu-Warga sangat berterimakasih kepada pemerintah khususnya Pemkab PALI, berserta dengan unsur yang terkait dalam hal memperhatikan pembangunan, khususnya dibidang infrastruktur yang ada di Kabupaten PALI .

Namun ironisnya, untuk di Air itam saat ini lagi ada pembangunan peningkat jalan pengaspalan yang dipersoalkan warga. Dengan Dana yang begitu besar sampai 4,8 Miliar lebih, diduga dikerjakan tidak sesuai spek.

Awak media menemui wakil masyarakat Ketua BPD Air Itam Barat, Alamsyah dan anggotanya Rediyanto yang salalu aktip memantau, mengawasi pekerjaan tersebut .

Ketua BPD Desa Air Itam Barat, Alasmsyah dan Rediyanto Anggotanya yang selalu aktif mengawasi pekerjaan tersebut mengatakan, kejanggalan yang dilihat kasat mata yaitu aspal yang lapis pertama sangatlah kasar, dan prime caot / tack caotnya asal ada dan sangatlah tipis.

“Diduga, itu solar dan limbah minyak bukan aspal asli,” ujarnya.

Menurut mereka sangat lah janggal dalam pekerjaan yang di kerjakan oleh CV KARYA MULIA, padahal prime caot sebagai bahan perekat dan resapan , itu amat penting untuk ke kuatan pengikat di antara lapisan aspal.

“Mereka juga sebelum melakukan prime caot seharusnya air dan debu yang ada di badan jalan harus di bersihkan terlebih dahulu dengan kompresor ( Air man) atau juga dengan cara manual pakai sapu. agar lapisan aspal kuat mengikat satu dangan yang lain nya,”ungkap Ketua BPD.

Ketua dan anggota BPD, sangat mengkhawatir kan untuk ketahan jalan aspal tersebut. Dan sangat meragukan sekali proyek ini diduga tidak sesuai dengan Spek dan RAB-nya.

“Ketika di mintak Spek dari RAB, mereka tidak mau memberikan. Padahal keterbuakaan Publik itu di lindungi oleh UU. Jika tidak terbuka bagaimana orang tau dan bisa mengawasi anggaran Negara,” papar BPD lebih lajut.

Harapan warga melalui BPD jika ini tidak sesuai dengan RAB panjang, lebar dan tebalnya Aspal, agar di tambah volume pengaspalannya.

Saat di konfirmasi oleh Awak media. Pada tanggal 17 November 2022 Awak media telah menghubungi pengawas CV Karya Mulia dan Pihak PUTR yang mengawasi di lapangan tidak memberi jawaban atas komplain warga hingga sampai berita ini di terbitkan.

Artikulli paraprakInvestasi Jumbo, PLTA Kayan Cascade Bakal Jadi Warisan Jokowi untuk Energi Bersih
Artikulli tjetërPuluhan Siswa SMPN 12 Prabumulih Diduga Keracunan Makanan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini