Kepala Desa Tanjung Jati kisam Ilir Pertanyakan Pupub Bersubsidi

  • Bagikan

Nusantara satu-Tanjung Jati kecamatan Kisam Ilir, Kabupaten OKU Selatan, kebutuhan petani akan pupuk subsidi sangat la penting akan keberlangsungan, dan keberhasilan tanaman petani, sedangkan pupuk subsidi memang sudah di atur pemerintah melalui kementerian pertanian di peruntuh kan untuk petani, sabtu (29/06).

Sedangakan di kisam ilir banyak petani keluh kan keberadaan pupuk subsidi yang Diduga langka dan harga nya melambung, sedangkan di dalam peraturan kementerian pertanian (KEMENTAN) sudah ada edaran langsung terkait pupuk subsidi dan harga jual ke petani, apa bila ada yang melanggar dapat di pidanakan.

Kepala Desa Tanjung Jati kecamatan kisam ilir, Mang Diman, sapaan akrabnya menyampaikan atas keluhan petani dan angota kelompok tani yang terdaftar sebagai warga desa yang di pimpin nya. banyak keluh kan tak dapat pupuk subsidi, sedangkan di desa nya ada tiga (3) kelompok tani,Dua ( 2 )kelompok tani perkebunan dan satu (1) kelompok tani palawija yang berjumlah enam puluh (60) orang petani yang terdaftar di E,RDKK,dan memiliki kartu tani.

Lanjut kades, kelompok tani kami di sini untuk kartu tani nya sudah di kumpul di ambil ketua kelompok tani yang diduga di perintah pemilik Kios,dengan alasan untuk menebus pupuk subsidi, Namun ketika anggota kelompok tani akan ambil pupuk dan bayar kontan (KES) , pupuk subsidi tidak ada di kios dengan alasan pupuk langka dan belum masuk,
Sedangkan pupuk subsidi di tengkulak atau Bos pembeli hasil tani itu ada ,, namun dengan harga yang melambung di atas dua ratus ribu, (200,000) timbul pertanyaan dari kami dan petani di kios tidak ada sedangkan di tengkulak ada dari mana pupuk itu datang nya hingga ada di tengkulak..?

Lanjut kades yang menjadi pertanyaan saya selaku pemerintah desa, di mana pupuk subsidi yang memang sudah di atur pemrintak untuk Alokasi ke kelompok tani kami di desa ini, sedangkan dari enam puluh (60) orang pemegang kartu tani hanya sepuluh (10) sampai lima belas (15 ) orang yang bisa beli langsung pupuk subsidi di kios dengan harga seratus lima puluh ribu(150,000) yang lain nya beli ke tengkulak, dengan harga pantastis.

Di tempat terpisah warga desa Siring Alam, Janut, Juga menuturkan hal yang sama terkait pupuk subsidi di beli dengan harga di atas dua ratus ribu (200,000) beli pupuk di kios dengan alasan saya tak punya kartu tani.
“Memang saya akui nama saya tak ada di E,RDKK dan memang belum terdaftar sebagai anggota kelompok tani tetapi kami sudah memiliki E,KTP terdaftar sebagai warga desa siring alam kecamatan kisam ilir kabupaten Oku selatan,”katanya.

Saya tetap beli pupuk subsidi itu dengan harga tinggi, karna kebutuhan tanaman yang sudah waktu nya pemupukan, apa bila tidak di pupuk maka pertumbuhan dan Hasil dari tanaman yang kita tanam tidak akan sesuai harapan.

Di tempat terpisah kepala dinas Pertanian, Sahtomi, menjelaskan pada saat kami hubungi Via Wabshaf (WA)Kuota Pupuk subsidi yang di Alokasikan untuk petani di kabupaten Oku Selatan masih BANYAk , jadi pupuk subsidi tidak langka , kuota pupuk subsidi di tahun ini untuk kabupaten kita ada tambahan 90% mulai dari awal bulan mei 2024, menurut data laporan yang kami terima Kuota pupuk subsidi baru terserap di bawah 50 %,

“Kalau petani menjerit tadak dapat pupuk silahkan kita klarifikasi, karena pupuk bersubsidi ini ada aturannya, petani yang tidak terdaftar dalam Klompok tani,tidak terdaftar dalam simluhtan, tidak ada dalam E, Alokasi, E, RDKK, jelas tidak bisa mendapatkan pupuk subsidi, jika semua itu sudah memenuhi kriteria dan petani masih belum dapat maka yang bermasalah itu pengecer nya, mari kita sama sama silahkan dilaporkan, tapi harus jelas nanti kami klarifikasi di lapangan,”ungkapnya.

Berdasarkan keterangan dari berbagai pihak di mana peran KP3,, untuk kecamatan kisam ilir selaku pengawas pupuk subsidi, dan intansi terkait,,dan Siber ketahanan pangan ,kok masih ada petani yang diduga menjerit akan pupuk subsidi yang seharus nya memang untuk petani,, namun diduga menjadi ajang Monopoli oknum, oknum yang ingin merauf keuntungan, dan diduga ada kong kali kong Bos kios pupuk subsidi dengan Bos, tengkulak pembeli barang hasil tani yang menguntungkan mereka, Tetapi petani menjerit di cekik dengan harga jual pupuk yang tinggi.

“Kami sebagai kontrolsosial mengharap kan pemerintah dan intansi terkait cepat tanggap akan keluhan masyarakat, kami juga harapkan Aparatur penegak hukum (APH) menindak oknum, oknum Nakal. yang diduga bermain akan subsidi pemerintah,”ujarnya. Af)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *