Beranda Palembang DLHK Palembang : Daya Tampung TPA Sukawinatan Masih Cukup

DLHK Palembang : Daya Tampung TPA Sukawinatan Masih Cukup

484
0

Palembang – Terkait permasalahan sampah yang semakin hari semakin meningkat, diperlukan pengelolaan hingga menjadi sesuatu yang mampu mampu dimanfaatkan oleh masyarakat banyak.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Palembang Alex Fernandus menyampaikan, bahwa pihaknya akan melakukan pembelajaran terlebih dahulu terkait proposal yang telah disampaikan untuk teknologi Incineration.

Disampaikan Alex, dalam satu harinya, kota Palembang mampu menghasilkan sampah sebanyak 1200 hingga 1400 ton sampah. “1400 ton itu biasanya pada hari-hari besar,” ujarnya, kepada awak media, Jum’at (23/10).

Melalui berbagai teknologi yang ditawarkan, Alex berharap sampah-sampah yang ada di kota Palembang dapat menjadi sesuatu yang dapat menghasilkan.

“Kita ingin nantinya, sampah dapat menghasilkan listrik, menghasilkan minyak, plastik dan sebagainya yang bisa bermanfaat bagi masyarakat,” harapnya.

Alex juga mejelaskan, bahwa untuk kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sukawinatan saat ini masih dinilai cukup besar untuk dapat menampung banyaknya sampah di kota Palembang

“Kalau kapasitas jangan khawatir, di Sukawinatan itu masih ada 2 Hektar lagi. Bahkan kita juga punya di Karyajaya yang belum kita manfaatkan,” jelasnya.

“Disini yang kita seriuskan adalah dalam pengelolaannya. Kalau kita hanya menyiapkan TPA saja, nantinya kota ini hanya penuh dengan sampah, yang kita pikirkan adalah untuk pengelolaannya,” tambahnya.

Dirinya juga menyampaikan kepada masyarakat untuk saling membantu dalam menjaga kebersihan lingkungan guna menjadikan kota Palembang yang bebas dari sampah.

“Sebenarnya kalau menurut prosedur, DLHK ini hanya mengangkut sampah liar dari TPS (Tempat Penampungan Sementara) ke TPA. Nah sampah liar itulah seharusnya menjadi tugas kita sama-sama,” katanya.

Disampaikannya, bahwa saat ini pihaknya juga telah melakukan peningkatan sistim kerja pengangkutan menjadi tiga kali angkut dalam satu hari.

“Padahal seharusnya itu cukup satu kali saja dalam satu hari. Tetapi kalau tidak seperti itu, tidak terbayangkan berapa banyak sampah kita ini di pinggiran jalan,” ucapnya.(

Artikulli paraprakPeringati Hari Santri, Kemenag Sumsel Gelar Istighasah dan Tausiyah Kebangsaan
Artikulli tjetërHUT Partai Golkar yang Ke-56 Tahun

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini