Beranda Politik Berpolitik Itu Menyatukan Bukan Memecah Belah

Berpolitik Itu Menyatukan Bukan Memecah Belah

430
0

Nusantara Satu-Ketua Forum Pemuda Sumsel, Enho Ramadan, mengatakan, masyarakat boleh berbeda pandangan politik, tapi tetap harus menjaga Sumatera Selatan (Sumsel) tetap damai, Selasa (26/2).

Hal ini di ungkapkan pada Forum Diskusi Pemuda Sumsel Bincang Tokoh dan Aktivis dengan tema Berpolitik Itu Menyenangkan Sumsel Guyub 2019. Acara ini di selenggarakan di Cafe Manis.

“Melalui diskusi ini kita berharap pendukung Capres 01 Joko Widodo-Maruf Amin dan Capres nomor 02 Prabowo-Sandiaga Uno menciptakan politik damai pada Pemilu 2019. Kita boleh berbeda pandangan politik. Tapi kita  harus menjaga Sumsel tetap damai,”katanya.

Dia menuturkan, dengan diskusi ini, ingin menukarkan Virus kebaikan. Karena yang hadir pada diskusi ini para pemuda dan aktivis. Berbeda pandangan politik itu boleh saja. Namun, perbedaan itu jangan sampai merusak kerukunan masyarakat dan menjunjung tinggi NKRI

“Siapapun yang menjadi Presiden,  Sumsel harus maju dan damai. Selain itu, siapapun yang menjadi Presiden Indonesia harus bangkit dari sisi ekonomi dan hukum. Kita juga mengajak seluruh pendukung Capres jangan sampai ada hoaks.Kita juga berharap pers memberitakan berita yang cerdas dan bukan hoaks.  Kita ingin masyarakat menjaga keharmonisan,”ungkapnya.

Aktivis Sumsel, Ruben Alkhatiri, mengatakan, dengan adanya diskusi, diharapkan masyarakat mendapatkan pelajaran bahwa berpolitik itu menyenangkan.

” Meskipun berbeda pilihan,  politik itu biasa saja. Kami berharap, tokoh pemuda, aktivitis dan mahasiswa memberikan pelajaran kepada masyarakat tentang politik yang tidak menimbulkan konflik. Masyarakat juga harus tahu, bahwa politik itu menyenangkan,”ujarnya. (Marzuki)

Artikulli paraprakCiptakan Politik Damai
Artikulli tjetërYahya, SH. MH: Stop Buang Sampah Sembarangan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini