Nusantara Satu-Warga Sumatera Selatan yang sembuh dari penyakit Virus Corona atau Covid-19 bertambah empat orang, pada, Selasa (28/4) hari ini menjadi 22 orang. Sementara kasus meninggal bertambah satu, menjadi empat orang.
“Alhamdulillah, hari ini ada tambahan empat kasus sembuh. Sehingga total yang sembuh 22 orang. Empat kasus sembuh ini, semuanya berasal dari Palembang. Untuk kasus yang meninggal, ada tambahan satu kasus hari ini. Total yang meninggal jadi empat orang,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Pengendalian Covid-19 Sumsel, dr. Zen Ahmad, dalam keterangan pers, Selasa (28/4).
Dikatakannya, kasus yang meninggal berasal dari Banyuasin dan merupakan kasus pertama di sana.
“Mereka yang meninggal di antaranya mengidap penyakit penyerta, yakni gagal ginjal,” terang dokter spesialis penyakit dalam di Rumah Sakit dr Mohammad Hoesin Palembang.
Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Sumsel hingga hari ini sebanyak 3699 orang. Selesai pemantauan 2218 orang, masih dalam pemantauan sebanyak 1486 orang.
Kasus pasien dalam pengawasan (PDP) hari ini ada tambahan 18 orang. Sehingga total PDP sebanyak 182 orang. Selesai pengawasan sebanyak 105 orang. Masih dalam proses pengawasan 77 orang.
“Jumlah sampel yang diperiksa sampai saat ini sebanyak 741 orang, baik untuk OTG, PDP, dan ODP. Jumlah sampel yang negatif sebanyak 153 orang, masih proses pemeriksaan 445 sampel. Dan jumlah sampel positif hingga hari ini di Sumsel sebanyak 143 orang,” tukasnya.
Ia menyatakan, per hari ini ada tambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 13 orang. Dengan usia termuda 18 tahun dan usia tertua 72 tahun.
“Kebanyakan laki-laki. Mayoritas berasal dari Palembang, yakni delapan orang. Ada juga dari Banyuasin 2 orang, Muaraenim 1 orang, OKI 1 orang, dan Lubuklinggau 1 orang,” ucapnya.
Adapun pasien positif Corona yang terbaru adalah kasus ke-131 perempuan berusia 18 tahun berdomisili di Kabupaten Banyuasin tranmisi masih dalam penyelidikan, kasus ke-132 perempuan berumur 26 tahun dari Kota Lubuklinggau tranmisi lokal.
Kasus ke-133 perempuan berusia 44 tahun dari Kota Palembang tranmisi lokal, kasus ke-134 laki-laki berusia 56 tahun dari Kabupaten OKI tranmisi import, kasus ke-135 laki-laki berusia 36 tahun berdomisili dari Kota Palembang tranmisi lokal.
Kemudian, kasus ke-136 laki-laki berusia 63 tahun berdomisili di Kota Palembang tranmisi lokal, kasus ke-137 laki-laki berumur 35 tahun dari Palembang tranmisi lokal, kasus ke-138 perempuan berumur 25 tahun dari Kabupaten Muaraenim tranmisi import.
Kasus ke-139 laki-laki berumur 36 tahun berdomisili Palembang tranmisi lokal, kasus ke-140 laki-laki berusia 31 tahun dari Kabupaten Banyuasin tranmisi lokal, kasus ke-141 laki-laki berumur 65 tahun dari Palembang tranmisi lokal.
Selanjutnya, kasus ke-142 laki-laki berusia 44 tahun dari Kota Palembang tranmisi lokal dan kasus ke-143 laki-laki berusia 72 tahun dari Kota Palembang tranmisi lokal.
Warga diimbau tetap menjaga jarak saat berada di luar rumah. Terlebih ketika membeli takjil untuk berbuka puasa, serta selalu memakai masker. Ada dua fungsi dari masker ini. Pertama, melindungi diri biar tidak terkena penyebaran Covid-19, serta melindungi orang lain apabila diri sendiri terpapar virus tersebut.
“Terkadang kita tidak menyadari telah tertular virus ini, karena tidak memiliki gejala apapun. Terlebih, kita pun tidak melakukan pemeriksaan di rumah sakit,” ujarnya.
Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat untuk menjalankan ibadah di rumah saja. Dan beristirahatlah yang cukup.
“Jangan keluyuran di waktu subuh. Mudah-mudahan kalau anjuran ini dengan displin dilaksanakan warga, kasus Covid-19 di Sumsel tidak ada lagi,” pungkasnya.











